Jenis – Jenis ISO

macam macam ISO

ISO 9001 ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu dan merupakan persyaratan sistem manajemen yang paling populer di dunia. ISO 9001 telah mengalami beberapa kali revisi dan versi yang terbaru adalah ISO 9001 : 2015. Salah satu ciri penerapan ISO 9001 adalah diterapkannya pendekatan proses. Pendekatan proses ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu. Pendekatan ini mensyaratkan organisasi untuk melakukan identifikasi, penerapan, pengelolaan dan melakukan peningkatan berkesinambungan. ISO 14001 Berbeda dengan standar ISO 9001 yang berkaitan dengan sistem manajemen mutu, maka ISO 14001 merupakan standar yang berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen lingkungan. Konsep yang dipakai dalam ISO 14001 pada prinsipnya sama dengan ISO 9001, yaitu perbaikan berkesinambungan, hanya dalam ISO 14001 adalah pengelolaan lingkungan. Perusahaan yang menerapkan ISO 14001 harus dapat...

Read More ›

Bank BNI Raih Sertifikasi ISO 9001

bank BNI raih Sertifikasi ISO 9001

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berhasil memperoleh Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk layanan pemrosesan transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS), remitansi dan penerbitan garansi bank dari PT SGS Indonesia selaku lembaga sertifikasi. Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI Dadang Setiabudi mengatakan, pihaknya dari tahun ke tahun memang terus meningkatkan standarisasi layanan yang mengacu pada International Organization for Standardization (ISO) ke dalam portofolio korporasi. Sekaligus, cara ini dilakukan untuk menjaga komitmen dan layanan yang bernilai tambah bagi nasabah selaku mitra utama. Dadang menambahkan, lewat pemberian sertifikat tersebut artinya BNI dinilai layak lantaran sudah memenuhi tuntutan tujuh prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang dikenal dengan CLPEIER (Customer focus, Leadership, Proses approach, Engagement of People, Improvement, Evidence Based Decision...

Read More ›

Tingkatkan Pelayanan, Patuna Raih Sertifikasi ISO 9001:2015

Patuna Raih Sertifikasi ISO 90012015

PT Patuna Mekar Jaya, perusahaan penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah meraih sertifikasi manajemen mutu ISO 9001: 2015. Penyerahan sertifikasi tersebut diberikan langsung oleh auditor Abdul Rahman Nasution dari Partner Certificate Assurance kepada Patuna Travel, Senin (7/1/2019). Ini merupakan sertifikasi terbaru sejak dari tahun 2008 lalu dikeluarkan. Abdul Rahman mengatakan, sertifikasi 9001:2015 merupakan sertifikasi internasional di bidang sistem manajemen mutu. Artinya, Patuna telah sah mendapatkan akreditasi internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu jasa yang dihasilkannya. "Sistem manajemen yang dikelola menuju mutu yang lebih baik disuatu perusahaan," ujarnya. Untuk penilaian telah dilakukan di pusat dan dicabang baik dari top manajemen, SOP hingga implementasi data-data ditiap unit yang ada, kemudian dari situ baru disimpulkan apakah bisa mengantongi layak ISO 9001: 2015. Lanjutnya,...

Read More ›

PT Wata Sunrise Menerapkan dan Meraih Sertifikasi ISO

wata sunrise konsultan iso

Wata Sunrise bersama Qyusi Consulting Menerapkan dan Meraih Sertifikasi ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001 PT. Wata Sunrise merupakan anak perusahaan dari Watanabe Shoji Corporation yang berlokasi di Kyoto Jepang dan bergerak di bidang Industri penjualan Bahan Alumunium serta proses pembentukan suku cadang bahan Alumunium, bergerak dalam Penjualan Bahan Alumunium Dan Proses Pembentukan Bahan Alumunium Melalui Alumunium, PT. Wata Sunrise mengemban misi untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan masyarakat Utopia yang penuh cinta, Serta menjadi jembatan penghubung yang mampu membawa nilai budaya dan teknologi terdepan dari Jepang untuk perkembangan masyarakat Indonesia, dengan mengedepankan kenyamanan pelayanan tanpa batas kepada seluruh customer. Bersama Bapak Rizal Hidayat Syah, Mr. Shindo serta Manajemen lainnya, Qyusi Consulting menyerahkan Sertifikasi ISO Akreditasi KAN. Mwnurut mereka, dengan...

Read More ›

Sertifikasi ISO 14001 – Panduan Melindungi Lingkungan

Standar ISO 45001

Industrialisasi dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Revolusi Industri menandai titik balik utama bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan masyarakat. Proses ini dimulai pada abad ke-18 di Inggris dan meningkat pesat, membawa kekayaan dan kekuatan ke beberapa negara lain. Menggantikan agraris, ekonomi kerajinan dengan manufaktur mesin telah mengubah kemampuan produksi dan pola kerja. Akibat produksi massal, penggunaan energi meningkat dan menyebabkan penipisan sumber daya alam, seperti penggundulan hutan. Ini mau tidak mau membawa emisi karbon, polusi air dan tanah, isu utama 'pemanasan global'. Perekonomian global telah mempelajari pelajarannya dan menyadari bahwa dampak ekonomi dari pemanasan global sangat penting karena biaya dunia lebih dari $ 1,2 triliun per tahun. Semua bisnis memiliki kewajiban hukum dan moral untuk mematuhi semua hukum lingkungan. Namun masalahnya adalah...

Read More ›

Sertifikasi ISO – Konsultan ISO ?

Apakah Mudah Proses Sertifikasi ISO Tanpa Konsultan ISO ? Dalam standar ISO, persyaratan ditetapkan agar sertifikat ISO bisa dicapai dengan baik, dengan memenuhi persyaratan standard. Untuk memenuhi persyaratan standar, organisasi harus mampu meng audit atau menilai secara kritis sistem manajemen yang ada agar mampu menyesuaikan proses dan prosedur yang ada. Jika perusahaan memiliki pengetahuan dan keahlian yang memadai mengenai sistem manajemen ISO, proses ini sebenarnya dapat dilakukan secara independen. Namun secara umum, Biasa nya dalam penerapan suatu perusahaan butuh kemampuan khusus untuk bisa menilai secara objektif sistem manajemen ISO yang telah berjalan sehingga bantuan konsultan menjadi hal yang diperlukan untuk mampu menjadi observan dalam penerapan sistem manajemen ini. Setelah Organisasi atau perusahaan sepakat bahwa persyaratan iso dirasa telah memenuhi standard,...

Read More ›

Seperti Apa PDCA dalam ISO 14001

PDCA dalam ISO 14001

PDCA Dalam ISO 14001 PDCA Dalam ISO 14001, relatif mudah untuk melihat bagaimana persyaratan standar mengikuti siklus perbaikan ini. Ini adalah konsep penting dalam perbaikan proses, dan organisasi ISO telah mempermudah melihat bagaimana persyaratan standar sistem manajemen (seperti ISO 9001) mengikuti siklus ini. Dengan ISO 14001, mudah untuk melihat hal ini sesuai dengan persyaratan mengikuti siklus PDCA secara berurutan, seperti yang tertulis sedemikian rupa sehingga Anda dapat mengikuti standar sesuai urutan Anda menerapkan ISO 14001 di organisasi Anda. Apa Dasar-Dasar Siklus PDCA ? PDCA adalah siklus untuk perbaikan yang berasal dan dibuat populer oleh dua ayah dari kontrol kualitas modern, Walter Shewhart dan Edward Deming. Siklus ini digunakan saat menerapkan perubahan untuk memperbaiki suatu proses. Contoh cepat adalah saat Anda...

Read More ›

Risk Based Thinking dalam ISO 9001

Risk BAsed thinking

Gambaran Umum Risiko (Risk - Based Thinking) dalam Penerapan ISO 9001 2015 Risk Based Thinking adalah salah satu perubahan penting pada ISO 9001 2015  bersama dengan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) terhadap pendekatan proses (process approach). Salah satu perubahan utama pada ISO 9001 2015 adalah adanya pendekatan yang sistematis terhadap resiko,  sebagai sebuah standar manajemen tersendiri di luar sistem manajemen mutu. Menerapkan Risk Based Thinking Untuk menerapkan risk based thinking, kita harus mengingat bahwa persyaratan tersebut, sama dengan process approach, menjiwai seluruh persyaratan lain dalam ISO-9001 2015. Kita perlu menetapkan sistem agar penilaian resiko selalu dilakukan setiap adanya proyek baru atau proses produksi baru, atau bila kita melakukan rancangan produk yang baru. Untuk selanjutnya, kita harus membiasakan 'Risk Based Thinking’ untuk setiap...

Read More ›

Era Manajemen K3 dan Sejarahnya di Indonesia

Manajemen K3 dan sejarahnya

Era Manajemen dan Manjemen K3 Perkembangan era manajemen modern dimulai sejak tahun1950-an hingga sekarang. Perkembangan ini dimulai dengan teori Heinrich (1941) yang meneliti penyebab-penyebab kecelakaan bahwa umumnya (85%) terjadi karena faktor manusia (unsafeact) dan faktor kondisi kerja yang tidak aman (unsafe condition). Pada era ini berkembang sistem automasi pada pekerjaan untuk mengatasi masalah sulitnya melakukan perbaikan terhadap faktor manusia. Namun sistem automasi menimbulkan masalah-masalah manusiawi yang akhirnya berdampak kepada kelancaran pekerjaan karena adanya blok-blok pekerjaan dan tidak terintegrasi dengan masing-masing unit pekerjaan. Sejalan dengan itu Frank Bird dari International Loss Control Institute (ILCI) pada tahun 1972 mengemukakan teori Loss Causation Model yang menyatakan bahwa faktor manajemen merupakan latar belakang penyebab yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Berdasarkan perkembangan tersebut serta adanya kasus...

Read More ›

Risiko dan Peluang ISO 9001

Risiko dan Peluang

Bagaimana Menangani Risiko dan Peluang dalam ISO 9001 Bila menggunakan persyaratan ISO 9001:2015 sebagai dasar untuk Sistem Manajemen Mutu perusahaan dan organisasi Anda, Anda akan mendapati bahwa pemikiran berbasis risiko merupakan konsep baru yang penting yang telah dibawa ke garis depan dalam perencanaan mutu perusahaan dan organisasi dalam menelaah Risiko dan Peluang Seiring dengan gagasan bahwa penting untuk memikirkan risiko, ada juga persyaratan untuk mengidentifikasi dan menangani risiko dan peluang dalam Sistem Manajemen Mutu, namun bagaimana caranya dalam melakukan ini ? Berikut adalah sedikit lebih banyak tentang apa yang dibutuhkan standar dalam ISO 9001 dan bagaimana Anda dapat mengatasi persyaratan ini di dalam SMM perusahaan dan organisasi Anda. Dimana Letak Persyaratan ISO 9001: 2015 yang Benar – benar di Tentukan ?...

Read More ›

error: Content is protected