Kecelakaan Kerja 2018 Mencapai 173.105 Kasus

News - Kecelakaan Kerja 2018

Angka kecelakaan kerja terus menunjukkan tren meningkat. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, pada tahun 2017 angka kecelakaan kerja yang dilaporkan mencapai 123.041 kasus, sementara sepanjang 2018 mencapai 173.105 kasus dengan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 1,2 triliun. "Setiap tahunnya, rata-rata BPJS Ketenagakerjaan melayani 130 ribu kasus kecelakaan kerja, dari kasus-kasus ringan sampai dengan kasus-kasus yang berdampak fatal. Di antara semua kasus yang ditangani, masih didominasi oleh kasus-kasus kecelakaan kerja ringan di lingkungan pekerjaan yang berkarakter pabrik," kata Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif di sela peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2019, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 15 Januari 2019. Meski tren kecelakaan itu terus meningkat, Krishna memandang kasus-kasus yang dilaporkan itu belum...

Read More ›

Persiapan Mendapatkan Sertifikat SMK3 Perusahaan

SMK3

Persiapan sebuah perusahaan untuk mendapatkan sertifikat SMK3 mengikuti aturan perundangan yang berlaku yaitu PP nomor 50 tahun 2012, yaitu dengan mengikuti prosedur yang telah di tetapkan. Prosedur Cara Persiapan Untuk Mendapatkan Sertifikat SMK3 Perusahaan : Konsultan Audit SMK3 pertama kali akan memberikan arahan agar pembentukan Panitia Pembina K3 (P2K3) dimana timnya terdiri dari Ketua P2K3 (pimpinan tertinggi di tempat kerja seperti Direktur atau Direktur Utama, Presiden Direktur dst), Sekretaris P2K3 ( harus berkualifikasi AK3 ) dan anggota P2K3 adalah masing-masing perwakilan unit kerja yang telah ada.Pengesahan P2K3 oleh Disnaker Kabupaten/ Kota wilayah setempat, dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan oleh disnaker setempat, beserta form isian wajib lapor perusahaan.Kegiatan Rapat P2K3. dilakukan secara rutin adalah cara persiapan mendapatkan sertifikat SMK3...

Read More ›

Sistem OSS Ancam Keberlangsungan Pengusaha Jasa Kontruksi

DIBERLAKUKANNYA sistem Online Single Submissions (OSS) untuk mengantongi surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) mengancam keberlangsungan pengusaha jasa konstruksi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dari 75 perusahaan yang tergabung dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) KBB, 32 perusahaan sudah gulung tikar.  "OSS sudah diberlakukan sekitar enam bulan lalu. Sejak itulah banyak perusahaan jasa konstruksi yang akhirnya berhenti beroperasi," kata Ketua Gapensi KBB Agus Rusnandar di Ngamprah, Senin (14/1/2019). Ia menambahkan, penyebab berhenti beroperasi karena banyak perusahaan yang tidak bisa memperpanjang IUJK. Di Bandung Barat belum ada perusahaan yang bisa memenuhi persyaratan IUJK. "OSS itu mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) 24/2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Perusahaan jasa konstruksi di KBB rata-rata terbentur oleh syarat Izin Mendirikan Bangunan...

Read More ›

Sambutan Bulan K3 Tahun 2019

K3

Sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Berikut ini merupakan sambutan bulan K3 pada upacara Bulan K3 Nasional tahun 2019 yang diselenggarakan di Jakarta pada 15, Januari 2019. Yang saya hormati Ketua Komisi IX DPR RI; Gubernur DKI Jakarta; Para Pejabatan Tinggi Madya dan Pratama Kemnaker; Pemerintah Pusat; Provinsi Dan Kabupaten/Kota; Para Pimpinan Asosiasi Pengusaha Tingkat Pusat, Provinsi Dan Kabupaten/Kota; Para Pimpinan Serikat Pekerja/Buruh Tingkat Pusat, Provinsi Dan Kabupaten/Kota; Para Pimpinan perusahaan dan pekerja di seluruh Indonesia; Para peserta upacara dan hadirin yang berbahagia. Assalamu’alaikum wr. Wb, Selamat Pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,Puji syukur ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, karena atas segala limpahan rahmat dah ridlonya, kita masih diberi keselamatan, kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri peringatan hari...

Read More ›

Isu Strategis Implementasi K3 Dalam Menciptakan Budaya Safety

SMK3

Strategis Implementasi K3 Dalam Menciptakan Budaya Safety Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat penting dilakukan oleh perusahaan. Tidak memandang perusahaan tersebut dalam skala kecil ataupun skala besar. Tidak pula dikhususkan untuk kriteria perusahaan tertentu saja semisal jenis usaha kontraktor, proyek, pertambangan, perminyakan, ataupun manufaktur. Penerapan K3 wajib diterapkan di seluruh jenis usaha dengan dasar aktivitas yang melibatkan interaksi pekerja dengan alat-alat kerja dan atau interaksi dengan lingkungan sekitar yang dapat berpotensi menimbulkan resiko kerja (incident dan accident) terutama menimbulkan bahaya keselamatan dan kesehatan karyawan termasuk kecelakaan kerja. Dasar aturan tentang K3 pun sudah dituangkan dalam UU No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Pentingnya penerapan K3 di tempat kerja ini mungkin belum dipahami dengan baik di Indonesia....

Read More ›

Sertifikasi SMK3 Di Jakarta

Sertifikasi SMK3 Di Jakarta

Sertifikasi SMK3 di Jakarta Sertifikasi SMK3 di Jakarta berperan penting bagi perusahaan, salah satunya perusahaan yang  bergerak dibidang kontraktor, mengapa? karena Ibukota Jakarta sedang gencar gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur, oleh karena itu banyak sekali lelang tender yang akan di luncurkan oleh pemerintah. Dan  Sertifikat SMK3 sudah menjadi salah satu syarat untuk mengikuti lelang tender tersebut. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau disingkat SMK3 adalah bagian  dari sistem  manajemen  perusahaan  secara  keseluruhan dalam  rangka  pengendalian  risiko  yang  berkaitan dengan kegiatan  kerja  guna  terciptanya  tempat  kerja yang aman, efisien dan produktif. Sertifikat SMK3  dikeluarkan oleh Kementrian Tenaga Kerja RI, Dengan mengacu pada Undang Undang No 01 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Kemudian di tegaskan dalam Peraturan Pemerintah PP. No. 50 tahun...

Read More ›

LANGKAH-LANGKAH PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3

SMK3

Langkah-Langkah Penerapan Sistem Manajemen K3 Langkah 1 Menyatakan Komitmen Pernyataan komintmen dan penetapan kebijakan untuk menerapan sebuah Sistem Manajemen K3 dalam organisasi/perusahaan harus dilakukan oleh manajemen puncak. Persiapan Sistem Manajemen K3 tidak akan berjalan tanpa adanya komintmen terhadap system manajemen tersebut. Manajemen harus benar-benar menyadari bahwa merekalah yang paling bertanggung jawab terhadap keberhasilan atau kegagalan penerapan Sistem K3. Komitmen manajemen puncak harus dinyatakan bukan hanya dalam kata-kata tetapi juga harus dengan tindakan nyata agar dapat diketahui, dipelajari, dihayati dan dilaksanakan oleh seluruh staf dan karyawan perusahaan. Seluruh karyawan dan staf harus mengetahui bahwa tanggung jawab dalam penerapan Sistem Manajemen K3 bukan urusan bagian K3 saja. Tetapi mulai dari manajemen puncak sampai karyawan terendah. Karena itu ada baiknya manajemen membuat cara...

Read More ›

Elemen Kriteria Audit SMK3

12 Elemen Kriteria Audit SMK3   Audit adalah pemeriksaan secara sistematis dan independen, untuk menentukan suatu kegiatan dan hasil-hasil yang berkaitan sesuai dengan prosedur yang direncanakan, dan dilaksanakan secara efektif dan cocok untuk mencapai kebijakan dan tujuan perusahaan. SMK3 terdiri dari 5 prinsip dasar dan 12 elemen : Prinsip Dasar  Penetapan kebijakan K3 Perencanaan penerapan K3 Penerapan K3 Pengukuran, pemantauan dan evaluasi kinerja K3 Peninjauan secara teratur untuk meningkatkan kinerja K3 secara berkesinambungan   Kami Qyusi Consulting merupakan lembaga konsultan SMK 3, kami siap membantu perusahaan anda untuk mendapatkan Sertifikasi SMK 3 dari kemenaker Elemen SMK3 Pembangunan dan terjaminnya pelaksanaan komitmen; Pembuatan dan pendokumentasian rencana K3; Pengendalian perancangan dan peninjauan kontrak; Pengendalian dokumen; Pembelian dan pengendalian produk; Keamanan bekerja berdasarkan...

Read More ›

Manfaat Menerapkan Sistem Manajemen K3

Sertifikasi SMK3 MANFAAT MENERAPKAN SISTEM MANAJEMEN K3

Manfaat Menerapkan Sistem Manajemen K3 Secara normatif sebagaimana terdapat pada PER.05/MEN/1996 pasal 1, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggungjawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumberdaya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan Keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Sasaran penerapan SMK3 : Menempatkan tenaga kerja sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai manusia Meningkatkan komitmen pimpinan dalam melindungi tenaga kerja Meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja untuk menghadapi globalisasi Proteksi terhadap industri dalam negeri Meningkatkan daya saing dalam perdagangan internasional Mengeliminir boikot LSM internasional terhadap produk ekspor nasional Meningkatkan pencegahan kecelakaan...

Read More ›

7 Langkah Persiapan Audit Sertifikasi SMK3

7 langkah persiapan audit sertifikasi smk3

7 Langkah Persiapan Audit Sertifikasi SMK3 Audit Sertifikasi SMK3 atau Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian  dari sistem  manajemen  perusahaan  secara  keseluruhan dalam  rangka  pengendalian  risiko  yang  berkaitan dengan kegiatan  kerja  (K3) guna  terciptanya  tempat  kerja yang aman, efisien dan produktif. SMK3 diamanahkan oleh Undang-undang 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang SMK3. Pasal 87 ayat 1 UU 13 Tahun 2003 menyebutkan bahwa: “Setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan.” Pasal 5 ayat 1 PP 50 Tahun 2012 menyebutkan bahwa: “Setiap  perusahaan  wajib  menerapkan SMK3  di perusahaannya.” Seiring dengan perkembangan zaman, jumlah perusahaan yang mendapatkan Sertifikasi SMK3 semakin banyak. Hal ini didorong oleh...

Read More ›

error: Content is protected