Pengenalan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)

Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Pada Era Globalisasi, setiap perusahaan yang bersaing di dunia internasional harus memperhatikan segala aspek termasuk masalah ketenagakerjaan yang salah satunya mensyaratkan adanya perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja bagi para tenaga kerja. Di Indonesia Sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dikenal dengan istilah SMK3 sedangkan di dunia Internasional, standar K3 yang paling popular adalah OHSAS 18001. Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek perlindungan ketenagakerjaan dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja. Pemikiran dasar dari K3 adalah melindungi keselamatan dan kesehatan para...

Read More ›

Menaker Hanif Dorong Perusahaan Terapkan SMK3 yang Baik dan Berkualitas

JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri punya kriteria khusus dalam menilai suatu perusahaan terhadap para pekerjanya. Menurutnya, perusahaan yang memanusiakan manusia adalah perusahaan yang penuhan sistem keselamatan dan kesejatan kerja (K3) baik dan berkualitas. “Perusahaan melakukan sistem itu sebagai bagian dari seluruh proses produksi barang dan jasa di perusahaan yang mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja " ujar Menteri Hanif beberapa waktu lalu. Dia meminta seluruh perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban dan tanggungjawab sosial kepada masyarakat sekitar. "Tapi juga mendorong perusahaan agar tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan yang memanusiakan manusia," terangnya. Menurut Hanif, berkualitas tidaknya sistem K3 harus melibatkan semua unsur dalam perusahaan. Tidak hanya pemilik tapi juga para pekerja,...

Read More ›

Apa saja persyaratan ISO 22000 Yang Harus Diterapkan ?

Setelah artikel sebelumnya yang membahas mengenai pendahuluan tentang ISO 22000 sebagai standar Sistem Manajemen Keamanan Pangan (lihat artikel ISO 22000 sebagai persyaratan Sistem Manajemen Keamanan Pangan), sekarang mari kita bahas mengenai persyaratan-persyaratan dalam standar ISO 22000. Pada dasarnya ISO 22000 mensyaratkan anda untuk merancang dan mendokumentasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (FSMS). Secara umum ISO 22000 mempersyaratkan hal-hal sebagai berikut : • Komunikasi interaktif • Manajemen sistem • Program prasyarat dasar (prerquisite program; PRP) • Prinsip-prinsip HACCP Komunikasi Interaktif Komunikasi di seluruh rantai pangan sangat penting untuk memastikan bahwa semua bahaya keamanan pangan yang relevan diidentifikasi dan dikendalikan secara cukup pada setiap tahapan rantai pangan. Hal ini menyiratkan perlunya komunikasi antar organisasi hulu dan hilir yang ada dalam rantai pangan. Komunikasi...

Read More ›

Bupati Semarang Ingatkan Kontraktor Untuk Jaga Standar Mutu

BANDUNGAN, Standar mutu bangunan mestinya perlu dijaga sekaligus diwujudkan oleh kontraktor yang mengerjakan proyek di Kabupaten Semarang. Mengingat konstruksi seperti apapun, menurut Bupati Semarang, Mundjirin, saat ini bisa dilihat, dibaca, bahkan dievaluasi oleh masyarakat. “Jadi tidak bisa kita ditutup-tutupi. Karena yang bekerja sekarang adalah sistem, untuk itu kami berharap semuanya bekerja dengan baik. Yang akan jaya, tentu yang mengedepankan persaingan sehat,” kata Bupati Mundjirin, ketika menghadiri Musda dan Mekerda Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (APAKSINDO) di Hotel Nugraha Wisata, Bandungan, Sabtu (23/2). Demikian halnya dari sisi pengguna bangunan, lanjutnya, nantinya bisa melihat. Apakah hasil pekerjaannya baik atau sebaliknya. Menurutnya, lima tahun itu waktu yang sangat singkat untuk melihat hasil pekerjaan kontraktor. “Kita lihat, ada bangunan apapun dan dimanapun yang lima...

Read More ›

Elemen – Elemen Pada ISO 14001

ISO 14001

ISO 14001 dikembangkan dari konsep Total Quality Management (TQM) yang berprinsip pada aktivitas PDCA (Plan – Do – Check – Action), sehingga elemen-elemen utama EMS akan mengikuti prinsip PDCA ini, yang dikembangkan menjadi enam prinsip dasar EMS, yaitu: Kebijakan (dan komitmen) lingkunganPerencanaanPenerapan dan OperasiPemeriksaan dan tindakan koreksiTinjauan manajemenPenyempurnaan menerus 1. Kebijakan Lingkungan Kebijakan lingkungan harus terdokumentasi dan dikomunikasikan kepada seluruh karyawan dan tersedia bagi masyarakat, dan mencakup komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, pencegahan pencemaran, dan patuh pada peraturan serta menjadi kerangka kerja bagi penetapan tujuan dan sasaran. 2. Perencanaan Mencakup indentifkasi aspek lingkungan dari kegiatan organisasi, identifikasi dan akses terhadap persyaratan peraturan, adanya tujuan dan sasaran yang terdokumentasi dan konsisten dengan kebijakan, dan adanya program untuk mencapai tujuan dan sasaran yang...

Read More ›

Sertifikasi SMK3 Di Jakarta

Sertifikasi SMK3 Di Jakarta

Sertifikasi SMK3 di Jakarta Sertifikasi SMK3 di Jakarta berperan penting bagi perusahaan, salah satunya perusahaan yang  bergerak dibidang kontraktor, mengapa? karena Ibukota Jakarta sedang gencar gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur, oleh karena itu banyak sekali lelang tender yang akan di luncurkan oleh pemerintah. Dan  Sertifikat SMK3 sudah menjadi salah satu syarat untuk mengikuti lelang tender tersebut. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau disingkat SMK3 adalah bagian  dari sistem  manajemen  perusahaan  secara  keseluruhan dalam  rangka  pengendalian  risiko  yang  berkaitan dengan kegiatan  kerja  guna  terciptanya  tempat  kerja yang aman, efisien dan produktif. Sertifikat SMK3  dikeluarkan oleh Kementrian Tenaga Kerja RI, Dengan mengacu pada Undang Undang No 01 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Kemudian di tegaskan dalam Peraturan Pemerintah PP. No. 50 tahun...

Read More ›

Sertifikasi ISO – Konsultan ISO ?

Apakah Mudah Proses Sertifikasi ISO Tanpa Konsultan ISO ? Dalam standar ISO, persyaratan ditetapkan agar sertifikat ISO bisa dicapai dengan baik, dengan memenuhi persyaratan standard. Untuk memenuhi persyaratan standar, organisasi harus mampu meng audit atau menilai secara kritis sistem manajemen yang ada agar mampu menyesuaikan proses dan prosedur yang ada. Jika perusahaan memiliki pengetahuan dan keahlian yang memadai mengenai sistem manajemen ISO, proses ini sebenarnya dapat dilakukan secara independen. Namun secara umum, Biasa nya dalam penerapan suatu perusahaan butuh kemampuan khusus untuk bisa menilai secara objektif sistem manajemen ISO yang telah berjalan sehingga bantuan konsultan menjadi hal yang diperlukan untuk mampu menjadi observan dalam penerapan sistem manajemen ini. Setelah Organisasi atau perusahaan sepakat bahwa persyaratan iso dirasa telah memenuhi standard,...

Read More ›

Sertifikasi ISO 9001

Sertifikasi iso 9001

"Apa itu Sertifikasi ISO 9001 ?" Apakah Anda Mencari Jawaban Sederhana untuk Pertanyaan Ini ? Kami dapat membantu Anda belajar mengapa ISO 9001 menciptakan keuntungan di seluruh lini bisnis Anda bahkan bagi Anda yang mengelola organisasi non profit sekalipun, membantu Anda menemukan persyaratan ISO 9001, dan memberikan langkah-langkah praktis yang perlu Anda ambil untuk mendapatkan sertifikasinya, sertifikasi iso 9001. Pengantar Sederhana Anda untuk Dasar-Dasar ISO 9001 ISO 9001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (QMS) yang diterbitkan oleh ISO (International Organization for Standardization). Standar tersebut baru diperbaharui pada tahun 2015, dan disebut sebagai ISO 9001: 2015. Agar dapat dilepaskan dan diperbaharui, ISO 9001 harus disepakati oleh mayoritas negara anggota sehingga menjadi standar yang diakui secara internasional, yang berarti diterima...

Read More ›

error: Content is protected