Tahapan Yang Harus Dilakukan Untuk Proses Sertifikasi SMK3

Sertifikasi ISO
  • Pembentukan Panitia P2K3 dimana timnya terdiri dari Ketua (pimpinan tertinggi di tempat kerja), Sekretaris (harus berkualifikasi AK3U) dan anggota masing-masing perwakilan unit kerja.
  • Pengesahan P2K3 oleh Disnaker wilayah setempat.
  • Kegiatan Rapat P2K3.
  • Pelaporan P2K3 ke Disnaker wilayah setempat.
  • Pelatihan Awareness SMK3.
  • Pelatihan Dokumentasi SMK3 (untuk keperluan Penyusunan, Kebijakan K3, Pedoman SMK3, Prosedur, Instruksi Kerja dan Formulir)

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP.

  • Sosialisasi Dokumentasi SMK3.
  • Pelengkapan sarana tanggap darurat (Penyediaan perangkat proteksi kebakaran, jalur evakuasi dll)
  • Pembentukan Tim Tanggap Darurat
  • Pelatihan tim tanggap darurat (kebakaran & P3K)
  • Simulasi Tanggap Darurat (Sesuai potensi identifikasi)
  • Penyusunan Tim Identifikasi Potensi Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Resiko
  • Pelatihan manajemen resiko
  • Penyusunan manajemen resiko
  • Identifikasi Peraturan Perundangan yang relevan
  • Sertifikasi sarana produksi dan lisensi personil mengacu kepada hasil peraturan perundangan yang telah teridentifikasi
  • Pembuatan Program SMK3
  • Pelaksanaan inspeksi tempat kerja (Gunakan Checklist)
  • Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan karyawan (awal masuk (jika ada karyawan baru), berkala, khusus)
  • Pemantauan Lingkungan Kerja (seperti Kebisingan, pencahayaan, iklim kerja, kimia dll)
  • Pembentukan Tim Audit Internal
  • Pelatihan Audit Internal SMk3
  • Pelaksanaan Audit Internal
  • Pembuatan laporan kinerja K3 (terkait tingkat kecelakaan dan keparahan)
  • Rapat tinjauan manajemen SMK3
  • Pelaksanaan Diagnostik Assessment (DA untuk penilaian awal) jika diperlukan
  • Respon hasil DA
  • Final Audit SMK3

Qyusi Consulting Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda