“ISO 27001:2013 pada ruang lingkup pengelolaan data center. Karena untuk meningkatkan standar keamanan informasi,” ujar Kepala Diskominfo Kota Depok Manto, usai menerima ISO 27001:2013, yang diserahkan langsung di Balai Kota Depok, Jawa Barat.
Ia menyebutkan, bahwa ISO 27001:2013 merupakan suatu standar Internasional dalam menerapkan Sistem Manajemen Kemanan Informasi (SMKI) atau lebih dikenal dengan Information Security Management Systems (ISMS). “Jadi, ada beberapa keuntungan jika pemerintah atau lembaga telah mengantongi ISO ini,” ujar Manto.
Dijelaskanya, bahwa jika pemerintah atau lembaga menerapkan standar ISO 27001: 2013, maka membantu organisasi dalam membangun serta memelihara ISMS.
Selanjutnya juga membantu dalam mengelola serta mengendalikan resiko keamanan informasi serta untuk melindungi. Dan juga melindungi kerahasiaan (confidentiality), integritas ( integrity), serta ketersediaan ( availability) informasi.
“Sebelum menerima ISO 27001:2013 ini terdapat beberapa tahapan yang harus kami lalui. Seperti audit internal, pembayaran manajemen, audit tahap 1 dan audit tahap 2,” jelas Manto.
Manto menambahkan, bahwa dirinya juga berharap Diskominfo kedepannya dapat mengadakan perangkat keamanan sesuai standar Security Operasional Center (SOC). “Jadi, mudah-mudahan, nantinya Diskominfo dapat mengadakan perangkat keamanan sesuai standar SOC,” pungkasnya.
Sumber : Radaronline.id
Qyusi Global Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konsultasi ISO, SMK3 dan Kontraktor.
Selain itu Qyusi Global Indonesia juga bergerak dibidang Man Power Supply.
Dengan proses yang fleksibel, harga yang bersahabat dengan mengutamakan target dan kepuasan klien membuat Qyusi Global Indonesia sangat dipercaya dan banyak direkomendasikan dalam berbagai macam bisnis.