Perubahan Penting ISO 37001:2025 yang Wajib Dipahami Perusahaan di Indonesia

Perubahan Penting ISO 37001:2025 yang Wajib Dipahami Perusahaan di Indonesia

Standar International Organization for Standardization resmi memperbarui standar Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) melalui ISO 37001:2025 sebagai pengganti ISO 37001:2016. Pembaruan ini hadir untuk menyesuaikan tantangan bisnis modern seperti penguatan tata kelola, budaya integritas, ESG, digitalisasi proses bisnis, hingga peningkatan pengawasan pihak ketiga.

Bagi perusahaan di Indonesia, perubahan ini penting karena akan berdampak pada:

  • sistem kepatuhan perusahaan,
  • pengendalian vendor dan mitra bisnis,
  • peran direksi/manajemen,
  • audit internal,
  • hingga proses sertifikasi dan surveillance oleh badan sertifikasi.

Apa Itu ISO 37001:2025?

International Organization for Standardization ISO 37001:2025 tetap berfokus pada pencegahan, pendeteksian, dan penanganan penyuapan melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Namun, versi terbaru ini memperkuat pendekatan yang lebih strategis dan berbasis budaya integritas dibanding hanya sekadar kepatuhan administratif.

Secara umum:

  • Struktur utama standar masih mengikuti Annex SL (High Level Structure).
  • Perusahaan tidak perlu membangun ulang sistem dari nol.
  • Namun, terdapat penambahan klausul, penegasan tanggung jawab, dan penguatan implementasi.

Perubahan Utama ISO 37001:2025 Dibanding ISO 37001:2016

  1. Penekanan pada Budaya Anti Penyuapan

Salah satu perubahan terbesar adalah adanya penguatan budaya anti penyuapan (anti-bribery culture).

ISO 37001:2025 menuntut organisasi tidak hanya memiliki prosedur, tetapi juga membangun:

  • budaya integritas,
  • perilaku etis,
  • dan “tone from the top” dari pimpinan perusahaan.

Dampaknya:

  • Direksi dan top management harus lebih aktif menunjukkan komitmen.
  • Pelatihan awareness tidak cukup hanya formalitas.
  • Evaluasi budaya kepatuhan menjadi lebih penting saat audit.
  1. Peran Pimpinan dan Governing Body Lebih Kuat

Versi 2025 memperjelas tanggung jawab:

  • Direksi,
  • Dewan Komisaris,
  • Dewan Pengarah,
  • dan fungsi anti penyuapan.

Pimpinan kini dituntut:

  • lebih terlibat dalam pengawasan,
  • memastikan efektivitas SMAP,
  • serta aktif mendukung budaya anti penyuapan.

Di Indonesia, hal ini sangat relevan terutama untuk:

  • BUMN,
  • perusahaan konstruksi,
  • logistik,
  • energi,
  • pertambangan,
  • dan perusahaan yang mengikuti tender pemerintah.
  1. Penegasan Fungsi Anti Penyuapan

Istilah “Anti-Bribery Compliance Function” berubah menjadi “Anti-Bribery Function”.

Perubahan ini memperjelas:

  • independensi fungsi anti penyuapan,
  • kewenangan pelaporan,
  • serta kompetensi personel yang menjalankan fungsi tersebut.

Artinya perusahaan harus memastikan:

  • PIC SMAP memiliki otoritas jelas,
  • tidak terjadi benturan kepentingan,
  • dan terdapat dukungan sumber daya yang memadai.
  1. Penguatan Pengendalian Conflict of Interest

ISO 37001:2025 memberikan perhatian lebih besar terhadap benturan kepentingan (conflict of interest).

Perusahaan diharapkan memiliki:

  • mekanisme deklarasi conflict of interest,
  • pengendalian hubungan vendor,
  • pengawasan hadiah/gratifikasi,
  • serta monitoring relasi bisnis berisiko tinggi.

Di Indonesia, area ini sering menjadi perhatian auditor karena berkaitan langsung dengan:

  • procurement,
  • tender,
  • vendor management,
  • sponsorship,
  • dan hubungan pemerintah.
  1. Integrasi ESG dan Perubahan Iklim

ISO 37001:2025 mulai mengaitkan tata kelola anti penyuapan dengan isu:

  • ESG (Environmental, Social, Governance),
  • sustainability,
  • dan perubahan iklim.

Perusahaan perlu mempertimbangkan:

  • dampak regulasi lingkungan,
  • risiko korupsi dalam perizinan,
  • risiko penyuapan pada rantai pasok,
  • serta tekanan kepatuhan global.

Hal ini membuat analisis isu internal dan eksternal menjadi lebih luas dibanding versi 2016.

  1. Due Diligence Pihak Ketiga Lebih Ketat

Versi terbaru menekankan pentingnya:

  • due diligence vendor,
  • evaluasi mitra bisnis,
  • monitoring agen/perantara,
  • serta pengawasan transaksi digital.

Perusahaan tidak cukup hanya memiliki daftar vendor terdaftar, tetapi perlu menunjukkan:

  • penilaian risiko vendor,
  • evaluasi kepatuhan,
  • dan monitoring berkala.
  1. Penyelarasan dengan Standar ISO Lain

ISO 37001:2025 diselaraskan dengan:

  • ISO 37301,
  • ISO 37000,
  • dan ISO/TS 37008 tentang investigasi internal.

Keuntungannya:

  • lebih mudah diintegrasikan dengan ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, dan ISO 37301,
  • mendukung sistem manajemen terintegrasi,
  • serta mengurangi duplikasi dokumen.

Dampak ISO 37001:2025 bagi Perusahaan di Indonesia

Dampak Operasional

Perusahaan perlu:

  • merevisi dokumen SMAP,
  • memperbarui risk assessment,
  • memperkuat due diligence,
  • dan meningkatkan monitoring vendor.

Dampak Audit

Auditor akan lebih fokus pada:

  • implementasi nyata,
  • budaya anti penyuapan,
  • efektivitas pengendalian,
  • dan keterlibatan pimpinan.

Dampak SDM

Kebutuhan awareness dan kompetensi meningkat, terutama untuk:

  • procurement,
  • sales,
  • finance,
  • legal,
  • dan manajemen puncak.

Dampak Reputasi

Perusahaan dengan SMAP yang kuat akan lebih dipercaya oleh:

  • pelanggan,
  • regulator,
  • investor,
  • dan mitra internasional.

Langkah Penyesuaian Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Berikut langkah yang disarankan untuk transisi menuju ISO 37001:2025:

  1. Lakukan Gap Analysis

Bandingkan sistem existing dengan persyaratan baru:

  • budaya anti penyuapan,
  • ESG,
  • conflict of interest,
  • dan due diligence pihak ketiga.
  1. Review Dokumen SMAP

Perbarui:

  • kebijakan anti penyuapan,
  • prosedur due diligence,
  • prosedur conflict of interest,
  • risk register,
  • dan konteks organisasi.
  1. Perkuat Leadership Commitment

Pastikan:

  • direksi terlibat aktif,
  • terdapat eviden komunikasi,
  • dan pengawasan berkala oleh pimpinan.
  1. Tingkatkan Awareness

Pelatihan harus lebih aplikatif dan berbasis risiko nyata perusahaan.

  1. Audit Internal Berdasarkan Versi 2025

Internal audit perlu mulai menggunakan klausul dan pendekatan terbaru.

  1. Persiapkan Masa Transisi Sertifikasi

Beberapa badan sertifikasi menyebutkan masa transisi hingga 2027 untuk migrasi penuh ke versi 2025.

Kesimpulan

ISO 37001:2025 bukan sekadar revisi administratif, tetapi perubahan arah menuju:

  • budaya integritas yang lebih kuat,
  • pengawasan manajemen yang lebih aktif,
  • serta pengendalian risiko penyuapan yang lebih modern dan strategis.

Bagi perusahaan di Indonesia, pembaruan ini menjadi momentum untuk:

  • memperkuat governance,
  • meningkatkan kepercayaan stakeholder,
  • dan memastikan sistem anti penyuapan tetap relevan dengan tuntutan bisnis global saat ini.

Sebagai penyedia solusi lengkap mulai dari General Trading, Contractor, hingga Manpower Supply, PT Qyusi Global Indonesia siap membantu Anda dalam konsultasi, pelatihan, dan manajemen sistem OS&H – ISO Series. Pastikan operasional bisnis Anda berjalan optimal dan patuh regulasi dengan standar ISO!


💼 Open Hours:
Senin – Jum’at: 08.00 – 17.00
Sabtu: 10.00 – 15.00

Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut:
Instagram: @qyusi.id
📞 : +6221 298 357 53
📧 : ADMQYUSI@gmail.com