Pemakaian Tangga yang Benar

Kunci keselamatan (menggunakan|penggunaan} tangga adalah dengan cara memilih tangga yang tepat, mengatur tangga agar tetap stabil saat digunakan dan mengikuti autran bekerja aman. Potensi kecelakaan akibat menggunakan tangga portabel memang terbilang tinggi terutama di sektor konstruksi, baik karena terjatuh dari tangga, tangga ambruk ataupun terpeleset saat hendak menaiki anak tangga. Penggunaan tangga portabel ini sebetulnya dilakukan apabila alternatif lain seperti penggunaan perancah atau penggunaan elevating work platform tidak bisa digunakan.

Seperti kita ketahui, tangga portabel merupakan salah satu peralatan yang sering kali digunakan baik di rumah ataupun di proyek. Jenis-jenis tangga portabel di antaranya straight ladder,extension ladder dan step ladder. Tangga portable umumnya terbuat dari bahan aluminium, baja,fiberglass dan kayu.

Penggunaan tangga portabel ini memang terlihat simple, namun tetap saja ada beberapa hal yang harus dicermati ketika bekerja menggunakan tangga untuk meminimalkan cedera akibat terjatuh atau terpeleset.

Berikut ini beberapa pesan safety yang perlu dipahami tentang penggunaan tangga yang aman;

  1. Periksa terlebih dulu tangga yang akan anda gunakan. Pengecekkan harus dilakukan oleh pengguna langsung, pada awal hari kerja, dan setelah tangga jatuh. Karena dikhawatirkan ada sesuatu yang tidak normal yang bisa membahayakan saat kita menggunakan tangga tersebut.
  2. Pastikan tangga tidak penyok atau rusak, karena sangat membahayakan bisa roboh
  3. Cek apakah tangga bisa terpeleset jika diletakkan pada tempat tersebut
  4. Cek apakah ada tangga dapat amblas jika letakkan pada area tersebut (biasanya untuk lokasi yang dasarnya tanah)
  5. Periksa apakah mekanisme penguncian telah sesuai

 

Saat menggunakan “tangga miring” (leaning ladders) ada beberapa hal yang tidak direkomendasikan dilaksanakan karena bisa membahayakan. Untuk itu penting memperhatikan hal-hal dibawah ini agar kita dan lingkungan sekitar aman:

  1. Hanya membawa bahan yang tidak terlalu berat
  2. Pastikan dapat menjangkau area yang ingin di dituju
  3. Pastikan sudut tangga pada rasio 4:1 atau artinya jauh kaki tangga dengan dinding yaitu 1/4 dari tinggi tangga.
  4. Selalu memegang tangga dan menghadap anak tangga saat menaiki atau saat turun
  5. Jangan mencoba untuk memindahkan atau memperpanjang tangga sambil berdiri diatas tangga
  6. Tidak bekerja di tiga anak tangga teratas (jangan berdiri di tangga paling atas jika anda menggunakan anak tangga dengan 4 kaki – stepladder)
  7. Jangan meletakkan tangga pada pondasi bergerak seperti palet, batu bata dll.
  8. Hindari memegang sesuatu saat mendaki
  9. Jangan bekerja dalam area horizontal 6 meter dari saluran listrik tenggan tinggi kecuali saluran tersebut sudah dimatikan atau di isolasi (gunakan tangga kayu atau fiberglass)
  10. Pertahankan 3 titik yaitu maksudnya adalah kontak 1 tangan dan 2 kaki.
  11. Jika memungkinkan dapat mengikat tangga tersebut ke bagian dinding/ tiang agar tidak tergelincir
  12. Tidak menyandarkan tangga pada permukaan yang lemah misalnya talang plastik dll

 

Saat menaiki dan menuruni tangga :

  • Menghadaplah ke tangga saat naik atau turun
  • Gunakan metode 3 titik tumpu saat naik ataupun menuruni tangga. 3 titik tumpu artinya 2 kaki bertumpu dengan satu tangan memegang pada anak tangga dan satu tangan bergerak menanggapi tangga atau 2 tangan berpegang pada anak tangga dengan satu kaki bertumpu dan kaki lain bergerak menggapai tangga lainya
  • Selalu berdiri menghadap tangga dengan tangan menggenggam anak tangga. Jangan bekerja di samping kiri atau kanan
  • Jangan berdiri atau menempatkan kaki lebih dari anak tangga ke tiga dari atas, ini memungkinkan badan masih menumpu di tangga setinggi pinggang
  • Jangan bertumpu|berdiri} pada anak tangga paling atas saat menggunakan step ladder
  • Hindari kemungkinan terpeleset karena licin, cek anak tangga dan sol sepatu Anda terhadap adanya bahan-bahan yang licin

 

  • Hindari membawa beban dengan beban berlebih saat naik / menuruni tangga. Jika membawa peralatan, gunakan tas atau tools belt yang memudahkan saat naik-turun tangga
  • Gunakan alat pelindung jatuh saat memanjat apabila diperlukan
  • Jangan menaiki tangga dengan kapasitas beban lebih dari batas maksimum yang ditentukan. Perhatikan nilai beban maksimum tangga, bobot Anda dan bobot peralatan yang Anda bawa.

 

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda