Pemilihan dan Pemakaian Alat Pelindung Diri|Memastikan Alat Pelindung Diri (APD)

[pgp_title]

Alat Pelindung Diri dikenakan sebagai cara terakhir dalam usaha menjagai tenaga kerja apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak bisa dilakukan dengan sempurna. Namun pemakaian APD bukanlah ganti dari kedua usaha tersebut, namun sebagai cara akhir. Penggunaan Alat Pelindung Diri  sebagai usaha terakhir yang harus dilakukan untuk meminimalisir dan mengendalikan bahaya kerja. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) memiliki kekurangan karena tidak dapat mengurangi bahaya yang mungkin terjadi dan keefektifan tergantung pada: Ketentuan pemilihan Alat Pelindung Diri Cara penggunaan Tingkat kemampuan alat mengeliminir bahaya Pekerja yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tersebut. SYARAT PEMILIHAN APD Setiap tempat kerja mempunyai potensi bahaya yang berbeda-beda sesuai dengan jenis, bahan, dan proses produksi yang dilakukan. Dengan demikian, sebelum melaksanakan pemilihan alat pelindung diri (APD) mana yang tepat digunakan,...

Read More ›

Pemilihan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)|Memilah APD

[pgp_title]

APD digunakan sebagai cara terakhir dalam usaha menjagai tenaga kerja apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat dijalankan dengan sempurna. Namun pemakaian APD bukanlah pengganti dari kedua cara tersebut, namun sebagai cara akhir. Penggunaan Alat Pelindung Diri  sebagai usaha terakhir yang harus dilaksanakan untuk meminimalisir dan mengendalikan bahaya kerja. Penggunaan APD mempunyai kelemahan karena tidak dapat mengurangi bahaya yang mungkin terjadi dan keefektifan tergantung pada: Ketentuan pemilihan Alat Pelindung Diri (APD) Cara penggunaan Tingkat kemampuan alat mengeliminir bahaya Pekerja yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tersebut. SYARAT PEMILIHAN APD Setiap lokasi kerja memiliki perkiraan bahaya yang berbeda-beda tergantung dengan jenis, bahan, dan proses produksi yang dilakukan. Dengan demikian, sebelum melaksanakan pemilihan APD mana yang tepat dipakai, harus adanya suatu inventarisasi potensi bahaya yang...

Read More ›

Penetuan dan Pemakaian APD|Memilih Alat Pelindung Diri (APD)

[pgp_title]

APD dikenakan sebagai cara terakhir dalam usaha melindungi tenaga kerja apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak bisa dilaksanakan dengan sempurna. Namun pemakaian APD bukanlah ganti dari kedua usaha tersebut, namun sebagai usaha akhir. Penggunaan Alat Pelindung Diri  sebagai cara terakhir yang harus dilaksanakan untuk meminimalisir dan mengendalikan bahaya kerja. Penggunaan Alat Pelindung Diri memiliki kelemahan karena tidak bisa mengurangi bahaya yang mungkin terjadi dan keefektifan tergantung pada: Ketentuan pemilihan Alat Pelindung Diri (APD) Cara pemakaian Tingkat kemampuan alat mengeliminir bahaya Pekerja yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) tersebut. SYARAT PEMILIHAN APD Setiap lokasi kerja mempunyai potensi bahaya yang berbeda-beda sesuai dengan jenis, bahan, dan proses produksi yang dilaksanakan. Dengan demikian, sebelum melaksanakan pemilihan APD mana yang tepat digunakan, harus adanya suatu inventarisasi potensi...

Read More ›

Penetuan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri|Memastikan Alat Pelindung Diri (APD)

[pgp_title]

APD digunakan sebagai cara terakhir dalam usaha melindungi kariyawan apabila cara rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat bekerja dengan baik. Namun pemakaian APD bukanlah ganti dari kedua usaha tersebut, namun sebagai usaha akhir. Penggunaan Alat Pelindung Diri  sebagai cara terakhir yang wajib dilakukan untuk meminimalisir dan mengendalikan bahaya kerja. Penggunaan APD mempunyai kekurangan karena tidak mengurangi bahaya yang mungkin terjadi dan keefektifan tergantung pada: Ketentuan pemilihan Alat Pelindung Diri (APD) Cara pemakaian Tingkat kemampuan alat mengeliminir bahaya Pekerja yang menggunakan Alat Pelindung Diri tersebut. SYARAT PEMILIHAN APD Setiap lokasi kerja memiliki perkiraan bahaya yang berbeda-beda sesuai dengan jenis, bahan, dan proses produksi yang dilakukan. Dengan demikian, sebelum melakukan pemilihan alat pelindung diri (APD) mana yang tepat dipakai, harus adanya suatu inventarisasi potensi bahaya yang...

Read More ›

Sertifikasi ISO 14001 – Panduan Melindungi Lingkungan

Standar ISO 45001

Industrialisasi dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Revolusi Industri menandai titik balik utama bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan masyarakat. Proses ini dimulai pada abad ke-18 di Inggris dan meningkat pesat, membawa kekayaan dan kekuatan ke beberapa negara lain. Menggantikan agraris, ekonomi kerajinan dengan manufaktur mesin telah mengubah kemampuan produksi dan pola kerja. Akibat produksi massal, penggunaan energi meningkat dan menyebabkan penipisan sumber daya alam, seperti penggundulan hutan. Ini mau tidak mau membawa emisi karbon, polusi air dan tanah, isu utama 'pemanasan global'. Perekonomian global telah mempelajari pelajarannya dan menyadari bahwa dampak ekonomi dari pemanasan global sangat penting karena biaya dunia lebih dari $ 1,2 triliun per tahun. Semua bisnis memiliki kewajiban hukum dan moral untuk mematuhi semua hukum lingkungan. Namun masalahnya adalah...

Read More ›

Sertifikasi ISO – Konsultan ISO ?

Apakah Mudah Proses Sertifikasi ISO Tanpa Konsultan ISO ? Dalam standar ISO, persyaratan ditetapkan agar sertifikat ISO bisa dicapai dengan baik, dengan memenuhi persyaratan standard. Untuk memenuhi persyaratan standar, organisasi harus mampu meng audit atau menilai secara kritis sistem manajemen yang ada agar mampu menyesuaikan proses dan prosedur yang ada. Jika perusahaan memiliki pengetahuan dan keahlian yang memadai mengenai sistem manajemen ISO, proses ini sebenarnya dapat dilakukan secara independen. Namun secara umum, Biasa nya dalam penerapan suatu perusahaan butuh kemampuan khusus untuk bisa menilai secara objektif sistem manajemen ISO yang telah berjalan sehingga bantuan konsultan menjadi hal yang diperlukan untuk mampu menjadi observan dalam penerapan sistem manajemen ini. Setelah Organisasi atau perusahaan sepakat bahwa persyaratan iso dirasa telah memenuhi standard,...

Read More ›

PENYERAHAN SERTIFIKASI ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 & OHSAS 18001:2007 PT FIRST SECURITY SERVICES INDONESIA

PT First Security Services Indonesia berdiri sejak tahun 2007, yang menyediakan layanan keamanan profesional untuk berbagai properti komersial dan residensial dan termasuk perusahaan minyak dan gas, pertambangan, maskapai penerbangan kehutanan, bank, produsen, toko ritel nasional, pusat perbelanjaan, situs konstruksi, komunitas yang terjaga keamanannya, perumahan mewah yang tinggi bangunan bertingkat, pabrik, acara khusus dan banyak lagi. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada PT First Security Services Indonesia yang telah meraih Sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 & OHSAS 18001:2007. Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda.

Read More ›

Seperti Apa PDCA dalam ISO 14001

PDCA dalam ISO 14001

PDCA Dalam ISO 14001 PDCA Dalam ISO 14001, relatif mudah untuk melihat bagaimana persyaratan standar mengikuti siklus perbaikan ini. Ini adalah konsep penting dalam perbaikan proses, dan organisasi ISO telah mempermudah melihat bagaimana persyaratan standar sistem manajemen (seperti ISO 9001) mengikuti siklus ini. Dengan ISO 14001, mudah untuk melihat hal ini sesuai dengan persyaratan mengikuti siklus PDCA secara berurutan, seperti yang tertulis sedemikian rupa sehingga Anda dapat mengikuti standar sesuai urutan Anda menerapkan ISO 14001 di organisasi Anda. Apa Dasar-Dasar Siklus PDCA ? PDCA adalah siklus untuk perbaikan yang berasal dan dibuat populer oleh dua ayah dari kontrol kualitas modern, Walter Shewhart dan Edward Deming. Siklus ini digunakan saat menerapkan perubahan untuk memperbaiki suatu proses. Contoh cepat adalah saat Anda...

Read More ›

Penyerahan Sertifikasi ISO & OHSAS PT Galang Insan Pratama

PT Galang Insan Pratama merupakan salah satu perusahaan layanan transportasi penyedia jasa Driver ( sopir ) dan sewa kendaraan di wilayah Jabodetabek. Sebagai perusahaan yang berpengalaman, PT Galang Insan Pratama selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk setiap perjalanan Anda secara profesional. PT Galang Insan Pratama juga menyediakan kebutuhan bagi perusahaan maupun pribadi. PT Galang Insan Pratama selalu berfokus pada kepuasan pelanggan, tentang jasa transportasi perjalanan, baik pengemudi dan kendaraan merupakan prioritas bisnisnya. PT Galang Insan Pratama akan fokus dalam memenuhi kebutuhan Anda. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada PT Galang Insan Pratama yang telah meraih Sertifikasi ISO 9001:2015 & OHSAS 18001:2007. Semoga dengan diraihnya Sertifikasi ISO 9001:2015 & OHSAS 18001:2007 ini kami berharap PT Galang Insan Pratama mampu bersaing...

Read More ›

Risk Based Thinking dalam ISO 9001

Risk BAsed thinking

Gambaran Umum Risiko (Risk - Based Thinking) dalam Penerapan ISO 9001 2015 Risk Based Thinking adalah salah satu perubahan penting pada ISO 9001 2015  bersama dengan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) terhadap pendekatan proses (process approach). Salah satu perubahan utama pada ISO 9001 2015 adalah adanya pendekatan yang sistematis terhadap resiko,  sebagai sebuah standar manajemen tersendiri di luar sistem manajemen mutu. Menerapkan Risk Based Thinking Untuk menerapkan risk based thinking, kita harus mengingat bahwa persyaratan tersebut, sama dengan process approach, menjiwai seluruh persyaratan lain dalam ISO-9001 2015. Kita perlu menetapkan sistem agar penilaian resiko selalu dilakukan setiap adanya proyek baru atau proses produksi baru, atau bila kita melakukan rancangan produk yang baru. Untuk selanjutnya, kita harus membiasakan 'Risk Based Thinking’ untuk setiap...

Read More ›

error: Content is protected