Masih Ada Pekerja Belum Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, Ini Curhat Pengusaha Jasa Kontruksi Di Parepare

pengusaha-jasa-kontruksi-parepare-muh-yusuf-mr

PAREPARE – Salah satu pengusaha jasa kontruksi di parepare, Muh Yusuf MR berharap agar BPJS Ketenagakerjaan memberikan jangka waktu untuk pekerja kontrak. Terutama bagi pekerja yang hanya dikontrak beberapa bulan.

“Misal saya punya pekerja 40 orang, masa pengerjaan proyek tiga bulan. Berarti harusnya saya bayar untuk pekerja saya selama pengerjaan proyek. Yang konstan dibayar cuma jajaran perusahaan,” ujar, Senin (4/2/2019).

Karena menurutnya, jika hanya tiga bulan pengerjaan baru diminta dibayar selama satu tahun atau dan seterusnya setelah didaftar kan berat juga.

“40 orang jika diminta bayar terus menerus meski cuma Rp 32 ribu perorang cukup berat juga,”ujar pria yang akrab dipanggil Ucu ini.

Dia menambahkan, ini menjadi masukan bagi BPJS Ketenagakerjaan sehingga nantinya tidak memberatkan pihak yang mendaftarkan pekerjanya.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang pekerja Gedung Call Center 112 Terpadu Parepare meninggal karena tersengat listrik. Pekerja ternyata tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dibenarkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Parepare, Makmur.

“Pelaksana pembangunan gedung tidak mendaftarkan pekerjanya untuk asuransi keselamatan kerja,” ujarnya.

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda

pengusaha-jasa-kontruksi-parepare-muh-yusuf-mr
Sumber : http://makassar.tribunnews.com