AMDAL: Definisi dan Proses Penyusunannya

Lingkungan hidup adalah salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia. Artinya, pengelolaan terhadap lingkungan hidup harus dilakukan agar tetap terjaga kelestariannya. Akhir-akhir ini, eksistensi lingkungan hidup mulai terganggu karena adanya pembangunan yang masif. Bukan berarti pembangunan tidak boleh dilakukan, pembangunan tetap boleh dilakukan namun harus memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, sebelum melakukan pembangunan, pihak pemrakarsa pembangunan terlebih dahulu harus menyusun instrumen pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif. Instrumen tersebut ialah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). AMDAL adalah kajian mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kaegiatan. AMDAL erat kaitannya dengan dampak lingkungan hidup. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang disebabkan...

Read More ›

SKK Migas: 90% Total Lifting Migas Dihasilkan KKKS Besar

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengevaluasi capaian kinerja Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) sepanjang 2020. Dalam evaluasi tersebut, 90 persen dari total lifting minyak dan gas pada tahun lalu dihasilkan oleh KKKS besar. "Kami bersyukur, kinerja KKKS besar cukup baik di tahun 2020, bahkan ada beberapa KKKS yang kinerjanya melampaui target," kata Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 30 Januari 2021.BERITA TERKAIT Beliau menjelaskan capaian yang diperoleh KKKS tahun lalu akan menjadi modal kuat untuk kinerja 2021. Adapun, KKKS besar yang melampaui target produksi minyak yakni Chevron Pacific Indonesia, PHM, Pertamina Hulu Energi ONWJ ltd, Pertamina Hulu Energi OSES, Petrochina International Jabung ltd, Medco E&P Natuna, Pertamina Hulu Sanga...

Read More ›

Ditjen Hortikultura Segera Terapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) siap menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 guna meningkatkan pelayanan publik, khususnya menyangkut pendaftaran varietas, pemasukan ataupun pengeluaran benih, dan rekomendasi impor, sekaligus mengoptimalkan realisasi kebijakan dan mengakselerasi sektor pertanian. Langkah itu, terang Sekretaris Ditjen Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari, sesuai arahan Menteri Syahrul Yasin Limpo yang menginginkan Kementan meningkatkan pelayanan publik agar sektor pertanian terus bertumbuh. Dengan begitu, kembali menjadi penopang pembangunan perekonomian nasional. “Apalagi dalam situasi pandemi saat ini, di mana perekonomian dunia memburuk, termasuk Indonesia. Namun, kebutuhan pangan tetap harus terpenuhi. Sehingga, perlu akselerasi agar realisasi kebijakan dirasakan manfaatnya tanpa mengabaikan prosedur dan ketentuan,” kata dia saat memberikan sambutan dalam sosialisasi “Sistem Manajemen Mutu (ISO) Lingkup Ditjen Hortikultura” di Kota...

Read More ›

Ditjen Hortikultura siap terapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015

Direktorat Jenderal( Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian( Kementan) sedia mempraktikkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2015. Tentang itu, untuk tingkatkan jasa publik, khususnya menyangkut registrasi varietas, pendapatan atau pengeluaran bibit, serta saran memasukkan. Sekalian memaksimalkan realisasi kebijaksanaan dan mengakselerasi sektor pertanian. Sekretaris Ditjen Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari melaporkan, ini cocok arahan Menteri Syahrul Yasin Limpo menginginkan, Kementan tingkatkan jasa publik supaya zona pertanian terus berkembang. Dengan begitu, kembali menjadi penopang pembangunan perekonomian nasional. "Situasi pandemi saat ini, perekonomian dunia memburuk, termasuk Indonesia. Namun, kebutuhan pangan tetap harus terpenuhi. Sehingga, perlu akselerasi agar realisasi kebijakan dirasakan manfaatnya tanpa mengabaikan prosedur dan ketentuan," kata Retno dalam keteranganya, Sabtu (10/10). Sementara itu, Kepala Seksi Fasilitasi Industri dan Organisasi Publik Badan Standardisasi Nasional (BSN),...

Read More ›

PT KAI Dapat Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

PT Kereta Api Indonesia( Persero) mendapatkan Sertifikat ISO 37001: 2016 sehabis menempuh proses sertifikasi yang cocok dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Sertifikasi ini menggambarkan struktur komitmen KAI buat menanggulangi seluruh struktur penyuapan serta bagaikan perusahaan publik yang melaksanakan Good Corporate Governance( GCG) yang bagus,” tutur Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam penjelasan tertulis, Kamis( 24/ 9/ 2020).  Didiek menyebut, sertifikasi ini sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Menteri BUMN Nomor S-35/MBU/02/2020 tentang Implementasi Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) di Badan Usaha Milik Negara berdasarkan SNI ISO 37001:2016. Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 memberikan panduan untuk mencegah, mendeteksi dan menindaklanjuti penyuapan dan tindakan korupsi lainnya. “Sertifikasi ini memperkuat pencegahan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang telah kami jalankan sebelumnya seperti...

Read More ›

Meccaya Pharmaceutical Mulai Lirik Pasar Asia Tenggara

PT Meccaya Pharmaceutical sudah sukses percobaan untuk pelampiasan standar kualitas sertifikasi ISO 9001: 2015. Dengan sertifikasi standar kualitas derajat global itu, Meccaya berpengharapan bisa mendobrak pasar global. Meccaya Pharmaceutical merupakan perusahaan Pharma Dermatology terdepan di Indonesia yang mendedikasikan diri dalam aspek dermatologi, dan pengembangan penyelesaian untuk kasus kulit warga Indonesia. Presiden Direktur PT Meccaya Pharmaceutical Ricky Surya Prakasa mengatakan, sertifikasi ISO ini melengkapi sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM, sebagai standar yang mengatur agar produk obat yang dibuat memenuhi persyaratan mutu, efikasi, dan keamanan yang sesuai dengan tujuan penggunaannya. Dia melanjutkan, standar ISO 9001:2015 adalah salah satu upaya untuk membantu sistem manajemen mutu Meccaya lebih terkoordinasi secara menyeluruh. Tentunya dengan melibatkan seluruh departemen di dalam perusahaan untuk berpartisipasi dalam...

Read More ›

UKL & UPL – Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup, biasa disingkat UKL – UPL adalah dokumen pengelolaan lingkungan hidup bagi rencana usaha dan atau kegiatan yang tidak wajib AMDAL. Secara sederhana, dokumen ini ditujukan untuk usaha dan atau kegiatan yang tidak berdampak penting bagi lingkungan hidup. Dokumen UKL – UPL diperlukan untuk proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan atau lingkungan hidup, melalui Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan. Berbeda dengan AMDAL, UKL – UPL tidak melalui proses penilaian dan presentasi, namun lebih mengarah pada hal-hal teknis untuk memenuhi standar-standar pengelolaan lingkungan hidup. Pemrakarsa wajib mengisi formulir isian dan mengajukannya kepada instansi terkait yang memiliki tanggung jawab dalam bidang pengelolaan lingkungan hidup tingkat Kabupaten / Kota /...

Read More ›

Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Manfaat AMDAL

Pengertian AMDAL ialah suatu proses dalam studi formal untuk memperkirakan dampak lingkungan atau rencana kegiatan proyek dengan bertujuan memastikan adanya masalah dampak lingkungan yang di analisis pada tahap perencanaan dan perancangan proyek sebagai pertimbangan bagi pembuat keputusan. AMDAL adalah singkatan dari Analisis Dampak Lingkungan. Pengertian AMDAL menurut PP No. 27 Tahun 1999 yang berbunyi bahwa pengertian AMDAL ialah Kajian atas dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. AMDAL merupakan analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang dilakukan secara menyeluruh. Alasan diperlukannya AMDAL untuk diperlukannya studi kelayakan, karena dalam undang-undang dan peraturan...

Read More ›

Bagaimana Mengikuti Perubahan Dalam Standar Industri

Semakin banyak dunia bisnis yang beralih ke dunia maya, dan dengan itu muncul tantangan baru yang mesti kita hadapi untuk memastikan bahwa standar kualitas yang sama terpenuhi, bahwa karyawan memiliki sistem virtual untuk diikuti dan bahwa informasi kita tetap aman. Hingga saat ini, Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) sudah mengembangkan lebih dari 22.000 standar internasional yang mencakup berbagai industri dan topik. Ketika dunia bisnis berubah, begitu juga industri standar, dan memperhatikan perubahan tersebut dapat membantu perusahaan Anda berhasil. Misalnya, karena semakin banyak perusahaan yang menggunakan operasi virtual, kami melihat peningkatan perusahaan yang mengikuti ISO 27001, standar keamanan informasi. Ini peningkatan yang tidak biasa namun sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika Anda mempertimbangkan gambaran besarnya. Keamanan informasi ialah kuncinya, sekarang lebih dari...

Read More ›

Manajemen Lingkungan Perusahaan dan Pengelolaan Lingkungan Proaktif

Lingkungan Perusahaan Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Tempat dan Kedudukan Perusahaan penting untuk menjamin tercapainya: Tujuan perusahaanEfisiensi perusahaanDaerah pemasaran produkPindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintahTempat Kedudukan Perusahaan Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya. Letak Perusahaan dan Jenisnya Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi...

Read More ›