Manfaat AMDAL

Manfaat AMDAL secara umum adalah sebagai berikut ; Mengetahui sejak awal dampak positif dan negatif akibat kegiatan proyek;Menjamin aspek keberlanjutan proyek pembangunan;Menghemat penggunaan Sumber Daya Alam;Kemudahan dalam memperoleh perizinan dan memperoleh kredit bank. Sementara itu, lebih lanjut lagi manfaat AMDAL dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu; manfaat AMDAL bagi pemerintah, manfaat AMDAL bagi pemrakarsa dan manfaat AMDAL bagi masyarakat. 1. Manfaat AMDAL bagi Pemerintah Mencegah dari pencemaran dan kerusakan lingkungan.Menghindarkan konflik dengan masyarakat.Menjaga agar pembangunan sesuai terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan.Perwujudan tanggung jawab pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup. 2. Manfaat AMDAL bagi Pemrakarsa Menjamin adanya keberlangsungan usaha.Menjadi referensi untuk peminjaman kredit.Interaksi saling menguntungkan dengan masyarakat sekitar untuk bukti ketaatan hukum. 3. Manfaat AMDAL bagi Masyarakat Mengetahui sejak dari awal dampak dari...

Read More ›

Tujuan dan Fungsi AMDAL

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pertama kali diperkenalkan pada tahun oleh National Environmental Policy Act di Amerika Serikat. Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP No. 27/1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, AMDAL ialah kajian tentang dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan mengenai penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. AMDAL adalah salah satu instrumen pengelolaan lingkungan hidup. AMDAL mempunyai peranan dan fungsi yang strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian kerusakan lingkungan. Lewat AMDAL suatu rencana usaha atau kegiatan sudah menuangkan komitmen pengelolaan lingkungan yang akan dilakukannya. AMDAL merupakan analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya...

Read More ›

UKL & UPL – Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup, biasa disingkat UKL – UPL adalah dokumen pengelolaan lingkungan hidup bagi rencana usaha dan atau kegiatan yang tidak wajib AMDAL. Secara sederhana, dokumen ini ditujukan untuk usaha dan atau kegiatan yang tidak berdampak penting bagi lingkungan hidup. Dokumen UKL – UPL diperlukan untuk proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan atau lingkungan hidup, melalui Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan. Berbeda dengan AMDAL, UKL – UPL tidak melalui proses penilaian dan presentasi, namun lebih mengarah pada hal-hal teknis untuk memenuhi standar-standar pengelolaan lingkungan hidup. Pemrakarsa wajib mengisi formulir isian dan mengajukannya kepada instansi terkait yang memiliki tanggung jawab dalam bidang pengelolaan lingkungan hidup tingkat Kabupaten / Kota /...

Read More ›

Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Manfaat AMDAL

Pengertian AMDAL ialah suatu proses dalam studi formal untuk memperkirakan dampak lingkungan atau rencana kegiatan proyek dengan bertujuan memastikan adanya masalah dampak lingkungan yang di analisis pada tahap perencanaan dan perancangan proyek sebagai pertimbangan bagi pembuat keputusan. AMDAL adalah singkatan dari Analisis Dampak Lingkungan. Pengertian AMDAL menurut PP No. 27 Tahun 1999 yang berbunyi bahwa pengertian AMDAL ialah Kajian atas dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. AMDAL merupakan analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang dilakukan secara menyeluruh. Alasan diperlukannya AMDAL untuk diperlukannya studi kelayakan, karena dalam undang-undang dan peraturan...

Read More ›

Manajemen Lingkungan Perusahaan dan Pengelolaan Lingkungan Proaktif

Lingkungan Perusahaan Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Tempat dan Kedudukan Perusahaan penting untuk menjamin tercapainya: Tujuan perusahaanEfisiensi perusahaanDaerah pemasaran produkPindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintahTempat Kedudukan Perusahaan Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya. Letak Perusahaan dan Jenisnya Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi...

Read More ›

Evolusi Kebijakan Lingkungan

Pengertian : Evolusi adalah proses perubahan secara berangsur-angsur (bertingkat) dimana sesuatu berubah menjadi bentuk lain (yang biasanya) menjadi lebih kompleks/ rumit ataupun berubah menjadi bentuk yang lebih baik.Kebijakan adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak [1]. Istilah ini dapat diterapkan pada pemerintahan, organisasi dan kelompok sektor swasta, serta individu. Kebijakan berbeda dengan peraturan dan hukum. Jika hukum dapat memaksakan atau melarang suatu perilaku (misalnya suatu hukum yang mengharuskan pembayaran pajak penghasilan), kebijakan hanya menjadi pedoman tindakan yang paling mungkin memperoleh hasil yang diinginkan.Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas...

Read More ›

Taman Industri Ramah Lingkungan

Kawasan industri ramah lingkungan / Eco-Industrial Park (EIP) adalah kawasan industri tempat pelaku bisnis bekerja sama satu sama lain dan dengan masyarakat lokal dalam upaya mengurangi limbah dan polusi, berbagi sumber daya secara efisien (seperti informasi, material, air, energi, infrastruktur, dan sumber daya alam), dan membantu mencapai pembangunan berkelanjutan, dengan tujuan meningkatkan keuntungan ekonomi dan meningkatkan kualitas lingkungan.  EIP juga dapat direncanakan, dirancang, dan dibangun sedemikian rupa sehingga memudahkan bisnis untuk bekerja sama, dan menghasilkan proyek yang lebih sehat secara finansial dan ramah lingkungan bagi pengembang. Buku Pegangan Eco-industrial Park menyatakan bahwa "Sebuah Eco-Industrial Park adalah komunitas bisnis manufaktur dan jasa yang terletak bersama di properti bersama. Anggota mencari kinerja lingkungan, ekonomi, dan sosial yang ditingkatkan melalui kolaborasi dalam mengelola...

Read More ›

Apakah Audit Lingkungan Itu? dan Audit Lingkungan – Panduan Sederhana Serta Fungsi dan Manfaatnya

Berasal dari Amerika Serikat pada awal tahun 1970-an, istilah "audit lingkungan" memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda. Istilah seperti "penilaian lingkungan", "survei lingkungan", dan "jaminan hijau" digunakan untuk menggambarkan jenis aktivitas yang sama. Lebih lanjut, beberapa organisasi menganggap bahwa "audit lingkungan" hanya membahas masalah lingkungan, sedangkan yang lain menggunakan istilah tersebut untuk mengartikan audit masalah kesehatan, keselamatan, dan lingkungan. Pada dasarnya, audit lingkungan adalah evaluasi independen atas kebijakan dan prinsip, sistem, prosedur, praktik dan kinerja, dan elemen lain dari bisnis yang berkaitan dengan lingkungan. Ini bertujuan untuk verifikasi dan validasi untuk memastikan bahwa berbagai undang-undang lingkungan dipatuhi dan perhatian yang memadai telah diambil terhadap perlindungan dan pelestarian lingkungan. Apakah Audit Lingkungan Itu? Audit Lingkungan adalah penilaian independen yang...

Read More ›

Pertumbuhan Program Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 di Indonesia

Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia

Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 sudah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draft standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draft standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja itu berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, ataupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak...

Read More ›

Bergunanya Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 di Perusahaan

Title iso 14001111

Standar internasional ini membantu organisasi meningkatkan kinerja lingkungan mereka, melalui lebih banyak penggunaan sumber daya yang efisien dan pengurangan limbah, mendapatkan keunggulan kompetitif dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Standar tersebut mewakili pendekatan internasional yang terkoordinasi untuk mengurangi degradasi lingkungan global yang dapat diaplikasikan untuk setiap organisasi, dengan berbagai ukuran dan di mana pun organisasi tersebut berada di dunia ini. Standar internasional ISO 14001 dibuat oleh International Organization for Standardization atau yang lebih dikenal sebagai ISO, sebuah lembaga internasional non pemerintah dengan lebih dari 110 negara sebagai anggotanya yang berlokasi di Jenewa, Swiss. ISO 14001 adalah bagian dari seri standar ISO 14000. Standar pengelolaan lingkungan yang ada pada ISO 14000 meliputi ISO 14001, 14004, 14010, 14011, 14012, 14013/15, 14020/23, 14024, 14031/32,...

Read More ›