Tujuan dan Fungsi AMDAL

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pertama kali diperkenalkan pada tahun oleh National Environmental Policy Act di Amerika Serikat. Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP No. 27/1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, AMDAL ialah kajian tentang dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan mengenai penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

AMDAL adalah salah satu instrumen pengelolaan lingkungan hidup. AMDAL mempunyai peranan dan fungsi yang strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian kerusakan lingkungan. Lewat AMDAL suatu rencana usaha atau kegiatan sudah menuangkan komitmen pengelolaan lingkungan yang akan dilakukannya.

AMDAL merupakan analisis yang meliputi berbagai macam faktor seperti fisik, kimia, sosial ekonomi, biologi dan sosial budaya yang dilakukan secara menyeluruh. Alasan diperlukannya AMDAL adalah untuk studi kelayakan karena tercantum dalam undang-undang dan peraturan pemerintah serta menjaga lingkungan dari operasi proyek kegiatan industri atau kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

Tujuan dan Fungsi AMDAL

AMDAL sebagai alat pengelolaan lingkungan hidup, bertujuan untuk menghindari dampak, meminimalisasi dampak, dan melakukan mitigasi/kompensasi dampak. AMDAL sebagai “environmental safe guard” bermanfaat untuk pengembangan wilayah, sebagai pedoman pengelolaan lingkungan, pemenuhan prasyarat utang (loan), dan rekomendasi dalam proses perijinan. Tujuan AMDAL ialah menjaga rencana usaha atau kegiatan agar tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan.

Sementara itu, fungsi AMDAL adalah;

  • Bahan perencanaan pembangunan wilayah.
  • Membantu proses dalam pengambilan keputusan terhadap kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan.
  • Memberikan masukan dalam penyusunan rancangan rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan.
  • Memberi masukan dalam penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
  • Memberikan informasi terhadap masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.
  • Tahap pertama dari rekomendasi tentang izin usaha.
  • Merupakan Scientific Document dan Legal Document.
  • Izin Kelayakan Lingkungan.

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda