Sebanyak 22 tower untuk rumah bagi para pekerja konstruksi IKN Nusantara di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sudah mulai terlihat.
Setelah kedatangan Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan IKN Nusantara, Tribunnews dan Tribun Kaltim kembali berkesempatan untuk melihat perkembangan terbaru dari proyek Ibu Kota Negara yang baru.
Pantauan TribunKaltim.co, Sabtu (5/11/2022), pekerjaan bangunan tower setinggi 4 tingkat yang direncanakan akan dihuni oleh pekerja. Tahap pertama yang berjumlah 16 ribu orang itu, nyaris menyentuh garis finish, akhir.
Diketahui, mengantisipasi risiko kekumuhan baru di IKN Nusantara nantinya menjadi satu alasan utama hunian senilai kisaran Rp 567 milyar itu dibangun. Pembangunannya sendiri dilaksanakan secara cepat paling lambat 4 bulan dengan metode modular dan menggunakan bahan baja ringan.
Kepala Urusan Teknis PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus II, BP2P Kalimantan II, Ari Setyarso Nugroho menjelaskan, dari 22 tower tersebut dibagi menjadi hunian bagi tenaga kerja ahli dan tower tenaga kerja terampil.
Untuk tenaga kerja ahli, bangunan towernya sendiri berdaya tampung 288 orang.nSementara untuk tenaga kerja terampil, dibagi lagi tipe A dan tipe B.
Untuk tipe A, bisa dihuni hingga 6.912 orang. Kemudian tipe B kapasitasnya 9.408 orang.
“Masing-masing kamar seluas 5×5 meter,” ungkap Ari.
Kata dia, untuk total daripada seluruh tenaga kerja konstruktif tahap pertama ini berjumlah 16.608 orang. Dan nantinya, tentu saja, berlipat hingga mencapai 200 ribu orang.
Sehingga untuk 22 tower tersebut akan menjadi model percontohan atau prototype hunian bagi pekerja maupun tenaga pendukung oleh pelaku pembangunan.
Sumber : Tribunnews.com
Qyusi Global Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konsultasi ISO, SMK3 dan Kontraktor.
Selain itu Qyusi Global Indonesia juga bergerak dibidang Man Power Supply.
Dengan proses yang fleksibel, harga yang bersahabat dengan mengutamakan target dan kepuasan klien membuat Qyusi Global Indonesia sangat dipercaya dan banyak direkomendasikan dalam berbagai macam bisnis.