Inilah Bahaya Terlalu Banyak Duduk di Depan Komputer

inilah-bahaya-terlalu-banyak-duduk-di-depan-komputer_m_116161

Tuntutan pekerjaan membuat seseorang menghabiskan banyak waktu duduk di depan komputer. Namun, sudah banyak yang tahu jika terlalu banyak duduk berakibat pada kesehatan tubuh. Seperti kerusakan mata dan tulang belakang. Namun, selain dua hal di atas, terlalu banyak duduk juga punya dampak kesehatan lain yang cukup serius. Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya Satu di antara dampak negatif terlalu lama duduk di depan komputer adalah kanker usus. Dokter Rumah Sakit (RS) Adi Husada Undaan Wetan Surabaya dr. Edhy Listiyo, MARS., M.Med., QIA., CMA., MDISCA., Cht menjelaskan, hal ini disebabkan karena tubuh kurang gerak sehingga usus pun tidak bergerak aktif (tidak bisa mencerna dengan baik, Red).   "Sama halnya dengan orang sakit. Mereka kebanyakan susah BAB/BAK (buang air besar/buang air kecil, Red). Kenapa? Karena...

Read More ›

PT DSSP Power Sumsel Raih Lima Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

SMK3

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT DSSP Power Sumsel mewujudkan komitmen untuk menerapkan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pencapaian lima juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja pada kegiatan operasi IPP PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2X150 megawatt di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Atas kerja keras para karyawan dan kontraktor dalam mengelola K3 di lingkungan perusahaan tersebut, PT DSSP Power Sumsel telah menerima penghargaan Lima Juta Jam Kerja Tanpa LTI (Lost Time Incident) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera Selatan. Penyerahan penghargaan yang dilakukan pada hari Senin tanggal 28 Januari 2019 di Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel, Perwakilan dari PT PLN (Persero), CEO bisnis energi PT Dian...

Read More ›

Mengenal ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan

ISO 14001

Sertifikasi ISO 14001 adalah Sistem manajemen lingkungan yang berisi tentang spesifikasi persyaratan dan panduan untuk penggunaannya. Ketika perusahaan beroperasi, maka proses bisnis yang dilakukan oleh perusahaan tersebut berpotensi untuk menimbulkan dampak terhadap lingkungan, baik dampak positif maupun dampak negatif. Pada prinsipnya dampak yang timbul dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu dampak bio-kimia-fisik dan dampak sosial. Contoh dari dampak bio-fisik-kimia misalnya pencemaran air, pencemaran udara, kerusakan keanekaragaman hayati, atau pengurangan cadangan air tanah. Semua jenis dampak ini akan memberikan resiko yang mempengaruhi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Misalnya pencemaran air yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan, akan memberikan resiko pertanggungjawaban dalam bentuk tuntutan pidana dan tuntutan perdata, apakah tuntutan tersebut dari pemerintah, masyarakat, atau lembaga swadaya masyarakat (LSM). Ketika perusahaan berupaya untuk...

Read More ›

Cara Pemerintah Lindungi Pekerja Kontruksi dari Ancaman Pekerja Asing

SMK3

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tenaga kerja kontruksi kompeten dan bersertifikat melalui program sertifikasi. Saat ini, jumlah tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat baru sekitar 500 ribu dari 8,1 juta tenaga kerja konstruksi. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan akan terus melanjutkan percepatan program sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi Indonesia pada tahun 2019. Caranya dengan melakukan pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan dengan berbagai pihak mulai dari perguruan tinggi, asosiasi perusahaan konstruksi, BUMN konstruksi, dan juga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). “Kita memasuki era kompetisi. Proteksi bukan eranya lagi. Di bidang konstruksi kita kedepankan kompetisi . Kita tidak mungkin menahan tenaga kerja asing masuk ke Indonesia. Untuk memenangkan kompetisi, kita harus lebih cepat, lebih murah, dan lebih...

Read More ›

Sertifikat K3 Perusahaan

sertifikat k3 perusahaan

Saat ini untuk mencari kerja yang sesuai dengan bidang yang kita miliki memang sangat sulit. Perusahaan pun biasanya memilih calon pekerja yang memiliki pendidikan tinggi, ditambah memiliki sertifikat sebagai penunjang. Alasan tersebut digunakan perusahaan agar dapat mempermudah menyeleksi calon karyawan sesuai dengan kriteria yang dipakai perusahaan. Selain memiliki pendidikan yang di targetkan perusahaan, skill dalam bekerja dan penunjang lain sangat dibutuhkan, seperti sertifikat yang telah disebutkan. Mengapa sertifikat sangat dibutuhkan saat melamar ke perusahaan? Sertifikat disini bukan hanya sertifikat prestasi, tapi juga sertifikat kemampuan. Tujuannya mempermudah kita untuk mencari pekerjaan dan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja sesuai dengan kemampuan kita. Dari sekian banyaknya calon pekerja, masih banyak juga yang masih belum mengenal istilah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan...

Read More ›

ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan

ISO 14001

Mengenal ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 adalah Sistem manajemen lingkungan yang berisi tentang spesifikasi persyaratan dan panduan untuk penggunaannya. Ketika perusahaan beroperasi, maka proses bisnis yang dilakukan oleh perusahaan tersebut berpotensi untuk menimbulkan dampak terhadap lingkungan, baik dampak positif maupun dampak negatif. Pada prinsipnya dampak yang timbul dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu dampak bio-kimia-fisik dan dampak sosial. Contoh dari dampak bio-fisik-kimia misalnya pencemaran air, pencemaran udara, kerusakan keanekaragaman hayati, atau pengurangan cadangan air tanah. Semua jenis dampak ini akan memberikan resiko yang mempengaruhi bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Misalnya pencemaran air yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan, akan memberikan resiko pertanggungjawaban dalam bentuk tuntutan pidana dan tuntutan perdata, apakah tuntutan tersebut dari pemerintah, masyarakat, atau lembaga swadaya masyarakat...

Read More ›

Lembaga Sertifikasi Profesi

Pengertian Lembaga Sertifikasi Profesi Apa dan Siapa LSP Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) adalah lembaga pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi yang memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Lisensi diberikan melalui proses akreditasi oleh BNSP yang menyatakan bahwa LSP bersangkutan telah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan sertifikasi profesi. Sebagai organisasi tingkat nasional yang berkedudukan di wilayah Republik Indonesia, LSP dapat membuka cabang yang berkedudukan di kota lain. Fungsi dan Tugas LSP Sebagai sertifikator yang menyelenggarakan sertifikasi kompetensi. Tugas sebagai berikut : Membuat materi uji kompetensi. Menyediakan tenaga penguji (asesor). Melakukan asesmen. Menyusun kualifikasi dengan mengacu kepada KKNI. Menjaga kinerja asesor dan TUK. Membuat materi uji kompetensi. Pengembangan skema sertifikas  Developer yang memelihara sekaligus mengembangkan standar kompetensi. Tugas sebagai berikut : Mengidentifikasi...

Read More ›

Jenis – Jenis ISO

macam macam ISO

ISO 9001 ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu dan merupakan persyaratan sistem manajemen yang paling populer di dunia. ISO 9001 telah mengalami beberapa kali revisi dan versi yang terbaru adalah ISO 9001 : 2015. Salah satu ciri penerapan ISO 9001 adalah diterapkannya pendekatan proses. Pendekatan proses ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu. Pendekatan ini mensyaratkan organisasi untuk melakukan identifikasi, penerapan, pengelolaan dan melakukan peningkatan berkesinambungan. ISO 14001 Berbeda dengan standar ISO 9001 yang berkaitan dengan sistem manajemen mutu, maka ISO 14001 merupakan standar yang berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen lingkungan. Konsep yang dipakai dalam ISO 14001 pada prinsipnya sama dengan ISO 9001, yaitu perbaikan berkesinambungan, hanya dalam ISO 14001 adalah pengelolaan lingkungan. Perusahaan yang menerapkan ISO 14001 harus dapat...

Read More ›

Elemen – Elemen Pada ISO 14001

ISO 14001

ISO 14001 dikembangkan dari konsep Total Quality Management (TQM) yang berprinsip pada aktivitas PDCA (Plan – Do – Check – Action), sehingga elemen-elemen utama EMS akan mengikuti prinsip PDCA ini, yang dikembangkan menjadi enam prinsip dasar EMS, yaitu: Kebijakan (dan komitmen) lingkunganPerencanaanPenerapan dan OperasiPemeriksaan dan tindakan koreksiTinjauan manajemenPenyempurnaan menerus 1. Kebijakan Lingkungan Kebijakan lingkungan harus terdokumentasi dan dikomunikasikan kepada seluruh karyawan dan tersedia bagi masyarakat, dan mencakup komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, pencegahan pencemaran, dan patuh pada peraturan serta menjadi kerangka kerja bagi penetapan tujuan dan sasaran. 2. Perencanaan Mencakup indentifkasi aspek lingkungan dari kegiatan organisasi, identifikasi dan akses terhadap persyaratan peraturan, adanya tujuan dan sasaran yang terdokumentasi dan konsisten dengan kebijakan, dan adanya program untuk mencapai tujuan dan sasaran yang...

Read More ›

Kecelakaan Kerja 2018 Mencapai 173.105 Kasus

News - Kecelakaan Kerja 2018

Angka kecelakaan kerja terus menunjukkan tren meningkat. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, pada tahun 2017 angka kecelakaan kerja yang dilaporkan mencapai 123.041 kasus, sementara sepanjang 2018 mencapai 173.105 kasus dengan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 1,2 triliun. "Setiap tahunnya, rata-rata BPJS Ketenagakerjaan melayani 130 ribu kasus kecelakaan kerja, dari kasus-kasus ringan sampai dengan kasus-kasus yang berdampak fatal. Di antara semua kasus yang ditangani, masih didominasi oleh kasus-kasus kecelakaan kerja ringan di lingkungan pekerjaan yang berkarakter pabrik," kata Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif di sela peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2019, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 15 Januari 2019. Meski tren kecelakaan itu terus meningkat, Krishna memandang kasus-kasus yang dilaporkan itu belum...

Read More ›

error: Content is protected