Perubahan Utama ISO 20121:2024 Dibandingkan ISO 20121:2012: Apa yang Perlu Diketahui Organisasi?

Perubahan Utama ISO 20121:2024 Dibandingkan ISO 20121:2012: Apa yang Perlu Diketahui Organisasi?

Setelah lebih dari satu dekade digunakan oleh berbagai penyelenggara acara di seluruh dunia, standar ISO 20121 mengalami pembaruan melalui penerbitan ISO 20121:2024. Revisi ini dilakukan untuk menyesuaikan standar dengan perkembangan isu keberlanjutan global, perubahan ekspektasi pemangku kepentingan, serta kebutuhan organisasi dalam mengelola event yang semakin kompleks.

Bagi organisasi yang telah menerapkan ISO 20121:2012, memahami perubahan pada versi terbaru menjadi langkah penting untuk memastikan sistem manajemen tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan persyaratan terbaru.

Mengapa ISO 20121 Direvisi?

Sejak diterbitkan pada tahun 2012, isu keberlanjutan telah berkembang pesat. Organisasi kini tidak hanya dituntut untuk mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial seperti hak asasi manusia, keberagaman, inklusivitas, aksesibilitas, serta tata kelola yang bertanggung jawab.

ISO 20121:2024 hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan memperkuat pendekatan keberlanjutan yang lebih komprehensif dan selaras dengan standar manajemen ISO modern.

Perubahan Utama ISO 20121:2024

  1. Penekanan yang Lebih Kuat pada Sustainability

Pada ISO 20121:2012, fokus utama adalah mengelola dampak keberlanjutan yang terkait dengan penyelenggaraan event.

Dalam ISO 20121:2024, konsep keberlanjutan diperluas dan diperdalam dengan mempertimbangkan:

  • Dampak jangka panjang (legacy) dari event.
  • Hak asasi manusia.
  • Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.
  • Aksesibilitas bagi seluruh peserta.
  • Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Organisasi kini diharapkan tidak hanya mengurangi dampak negatif, tetapi juga secara aktif menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Implikasi bagi Organisasi

Organisasi perlu melakukan evaluasi ulang terhadap isu keberlanjutan yang dianggap signifikan dan memastikan aspek sosial mendapat perhatian yang sama dengan aspek lingkungan.

  1. Peningkatan Fokus pada Keterlibatan Pemangku Kepentingan

ISO 20121:2024 memperkuat pentingnya identifikasi dan keterlibatan stakeholder dalam seluruh siklus penyelenggaraan event.

Stakeholder dapat meliputi:

  • Peserta acara.
  • Sponsor
  • Vendor dan pemasok.
  • Karyawan dan relawan.
  • Masyarakat sekitar.
  • Pemerintah dan regulator.
  • Media

Versi terbaru menekankan bahwa kebutuhan dan harapan stakeholder harus dipahami secara lebih sistematis dan dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.

Contoh

Jika masyarakat sekitar venue mengkhawatirkan kebisingan atau kemacetan, organisasi perlu mempertimbangkan isu tersebut sejak tahap perencanaan.

Implikasi bagi Organisasi

Perusahaan perlu memperkuat mekanisme konsultasi, komunikasi, dan pengumpulan masukan dari stakeholder sebelum, selama, dan setelah event berlangsung.

  1. Pendekatan Risiko dan Peluang yang Lebih Matang

ISO 20121:2012 telah mengenalkan konsep pengelolaan risiko, namun ISO 20121:2024 memberikan penekanan yang lebih kuat pada pendekatan berbasis risiko (risk-based thinking).

Organisasi diharapkan mampu mengidentifikasi:

Risiko

  • Limbah berlebih.
  • Gangguan lingkungan.
  • Keluhan masyarakat.
  • Kegagalan pemasok.
  • Isu kesehatan dan keselamatan.
  • Pelanggaran hak asasi manusia dalam rantai pasok.

Peluang

  • Penggunaan teknologi digital.
  • Pengurangan emisi karbon.
  • Keterlibatan komunitas lokal.
  • Inovasi dalam pengelolaan event berkelanjutan.

Implikasi bagi Organisasi

Metode identifikasi risiko dan peluang perlu diperluas agar mencakup seluruh aspek keberlanjutan, bukan hanya operasional event.

  1. Perhatian Lebih Besar terhadap Rantai Pasok (Supply Chain)

ISO 20121:2024 memberikan perhatian yang lebih besar pada pengelolaan pemasok dan kontraktor.

Organisasi didorong untuk mempertimbangkan:

  • Praktik ketenagakerjaan pemasok.
  • Kinerja lingkungan vendor.
  • Etika bisnis.
  • Hak asasi manusia.
  • Pengadaan berkelanjutan (sustainable procurement).

Contoh

Saat memilih vendor katering, organisasi tidak hanya mempertimbangkan harga dan kualitas makanan, tetapi juga penggunaan kemasan ramah lingkungan serta kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan.

Implikasi bagi Organisasi

Kriteria evaluasi pemasok perlu diperbarui dengan memasukkan aspek keberlanjutan secara lebih jelas.

  1. Integrasi yang Lebih Baik dengan Standar ISO Lainnya

ISO 20121:2024 telah diselaraskan dengan struktur harmonisasi ISO modern (Harmonized Structure), sehingga lebih mudah diintegrasikan dengan standar lain seperti:

  • ISO 9001 (Manajemen Mutu)
  • ISO 14001 (Manajemen Lingkungan)
  • ISO 45001 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
  • ISO 37001 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan)

Keselarasan ini mempermudah organisasi yang telah memiliki sistem manajemen terintegrasi.

Implikasi bagi Organisasi

Dokumentasi, proses audit internal, tinjauan manajemen, dan pengelolaan risiko dapat diintegrasikan lebih efektif sehingga mengurangi duplikasi pekerjaan.

  1. Penguatan Aspek Hak Asasi Manusia dan Inklusivitas

Salah satu perubahan paling signifikan dalam ISO 20121:2024 adalah pengakuan yang lebih kuat terhadap:

  • Hak asasi manusia.
  • Kesetaraan kesempatan.
  • Keberagaman
  • Inklusi
  • Aksesibilitas

Organisasi diharapkan memastikan bahwa event dapat diakses dan dinikmati oleh berbagai kelompok masyarakat tanpa diskriminasi.

Contoh

  • Penyediaan akses kursi roda.
  • Fasilitas bagi peserta berkebutuhan khusus.
  • Informasi yang mudah dipahami oleh berbagai kelompok peserta.

Implikasi bagi Organisasi

Aspek aksesibilitas dan inklusivitas perlu menjadi bagian dari perencanaan dan evaluasi event.

  1. Penekanan pada Dampak dan Legacy Jangka Panjang

ISO 20121:2024 tidak hanya berfokus pada keberhasilan acara selama pelaksanaan, tetapi juga pada dampak yang ditinggalkan setelah acara selesai.

Organisasi perlu mempertimbangkan:

  • Dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
  • Penggunaan kembali material event.
  • Peningkatan kapasitas komunitas.
  • Warisan sosial dan lingkungan yang positif.

Implikasi bagi Organisasi

Pengukuran kinerja perlu diperluas untuk menilai manfaat jangka panjang yang dihasilkan oleh event.

Apa yang Harus Dilakukan Organisasi yang Sudah Menerapkan ISO 20121:2012?

Organisasi yang telah tersertifikasi atau menerapkan ISO 20121:2012 sebaiknya melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Melakukan Gap Analysis

Bandingkan sistem yang ada dengan persyaratan ISO 20121:2024 untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbarui.

  1. Memperbarui Analisis Konteks dan Stakeholder

Pastikan isu keberlanjutan terbaru dan harapan stakeholder telah dipertimbangkan.

  1. Meninjau Risiko dan Peluang

Perluas cakupan identifikasi risiko dan peluang agar mencakup aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi secara lebih menyeluruh.

  1. Memperkuat Pengelolaan Pemasok

Masukkan kriteria keberlanjutan dalam proses seleksi dan evaluasi vendor.

  1. Meningkatkan Kompetensi Personel

Berikan pelatihan mengenai persyaratan baru dan isu keberlanjutan yang berkembang.

  1. Memperbarui Dokumentasi

Revisi kebijakan, prosedur, sasaran, dan indikator kinerja agar selaras dengan persyaratan versi terbaru.

Manfaat Migrasi ke ISO 20121:2024

Dengan mengadopsi versi terbaru, organisasi dapat:

  • Menunjukkan komitmen yang lebih kuat terhadap keberlanjutan.
  • Meningkatkan kepercayaan stakeholder.
  • Memenuhi ekspektasi pasar dan regulator yang terus berkembang.
  • Mengelola risiko keberlanjutan secara lebih efektif.
  • Meningkatkan reputasi dan daya saing organisasi.

Kesimpulan

ISO 20121:2024 membawa sejumlah perubahan penting dibandingkan ISO 20121:2012, terutama dalam hal penguatan prinsip keberlanjutan, keterlibatan pemangku kepentingan, pengelolaan risiko dan peluang, hak asasi manusia, inklusivitas, serta integrasi dengan standar ISO lainnya. Revisi ini mencerminkan kebutuhan dunia modern akan penyelenggaraan event yang tidak hanya sukses secara operasional, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi.

Bagi organisasi yang telah menerapkan ISO 20121:2012, transisi ke ISO 20121:2024 bukan sekadar memenuhi persyaratan standar terbaru, melainkan kesempatan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen dan memperkuat kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai penyedia solusi lengkap mulai dari General Trading, Contractor, hingga Manpower Supply, PT Qyusi Global Indonesia siap membantu Anda dalam konsultasi, pelatihan, dan manajemen sistem OS&H – ISO Series. Pastikan operasional bisnis Anda berjalan optimal dan patuh regulasi dengan standar ISO!


💼 Open Hours:
Senin – Jum’at: 08.00 – 17.00
Sabtu: 10.00 – 15.00

Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut:
Instagram: @qyusi.id
📞 : +6221 298 357 53
📧 : ADMQYUSI@gmail.com