Pengakuan akreditasi internasional

Akreditasi laboratorium umumnya dilakukan oleh badan akreditasi nasional. Fungsi utama dari badan-badan tersebut tentu saja memberikan asesmen laboratorium di negaranya masing-masing terhadap ISO 17025. Namun demikian, mereka juga akan sering menanggapi permintaan untuk melakukan asesmen di negara lain, terutama jika laboratorium yang diminta berada di suatu negara. tanpa badan akreditasi nasional sendiri. Jika terdapat badan akreditasi nasional di suatu negara dan laboratorium berusaha menggunakan badan dari negara lain, badan akreditasi yang masuk biasanya, sebagai alasan kesopanan, meminta persetujuan dari badan residen sebelum beroperasi di negara tersebut. Laboratorium mungkin lebih memilih untuk menggunakan badan akreditasi selain organisasi domestiknya jika organisasi domestik tidak memiliki pengakuan internasional atau tidak memiliki pengakuan di belahan dunia yang relevan dengan operasi laboratorium. Pengakuan internasional atas akreditasi...

Read More ›

Laboratorium Fakultas Peternakan Unhas Penuhi Standar ISO 17025 dari KAN

Laboratorium Bioteknologi Terstruktur Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin( Unhas) penuhi standar ISO 17025. Hal ini sesuai hasil keputusan dari proses assesmen yang telah dilakukan sebelumnya oleh Komite Akreditasi Nasional. Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof Lellah Rahim, menuturkan bahwa Fakultas Peternakan Unhas selalu berupaya secara maksimal untuk mendukung pengembangan pendidikan berkualitas dan berdaya saing. Akreditasi seperti ini, kata dia, merupakan salah satu program universitas yang mengharapkan ada beberapa laboratorium yang memenuhi standar ISO 17025. Untuk pemenuhan syarat akreditasi, Prof Lellah menjelaskan dilakukan pembenahan sarana dan prasarana laboratoriun, peralatan, sumber daya, hingga penyiapan dokumen yang disesuaikan dengan persyaratan yang ditetapkan oleh KAN. Pengajuan proses akreditasi ini telah berlangsung tahun 2019. "Akreditas laboratorium menjadi bentuk tindak lanjut pimpinan fakultas terhadap program Universitas. Sehingga, tahun 2019 kami mengajukan ke Komite Akreditasi Nasional...

Read More ›

ISO / IEC 17025 Persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi

 ISO / IEC 17025 adalah standar ISO utama yang digunakan oleh laboratorium pengujian dan kalibrasi. Di sebagian besar negara, ISO / IEC 17025 adalah standar yang harus diakreditasi oleh sebagian besar laboratorium agar dianggap kompeten secara teknis. Dalam banyak kasus, pemasok dan otoritas pengawas tidak akan menerima hasil pengujian atau kalibrasi dari laboratorium yang tidak terakreditasi. Awalnya dikenal sebagai ISO / IEC Guide 25, ISO / IEC 17025 awalnya dikeluarkan oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi pada tahun 1999. Ada banyak kesamaan dengan standar ISO 9000, tetapi ISO / IEC 17025 lebih spesifik dalam persyaratan kompetensi dan diterapkan secara langsung. kepada organisasi yang menghasilkan hasil pengujian dan kalibrasi dan didasarkan pada prinsip yang lebih teknis. Laboratorium menggunakan ISO / IEC 17025...

Read More ›

Apakah ISO / IEC 17025 Wajib untuk Laboratorium

ISO / IEC 17025 adalah standar ISO utama yang digunakan oleh laboratorium pengujian dan kalibrasi. Meskipun akreditasi ISO 17025 tidak wajib, akreditasi memiliki penghargaan dan keuntungan. Industri menganggap kepatuhan terhadap persyaratan ISO 17025 sebagai bukti kompetensi. Laboratorium menggunakan ISO 17025 untuk menerapkan sistem mutu. Akibatnya, mereka dapat meningkatkan kapasitas mereka untuk terus menghasilkan hasil yang valid. Akibatnya, ini menjadi dasar akreditasi. Akreditasi ISO bersifat sukarela. Padahal, laboratorium yang berinisiatif menjalani akreditasi tahu bahwa kepatuhan saja tidak cukup. Menempatkan segala sesuatunya ke dalam perspektif, semua laboratorium terakreditasi memenuhi ISO 17025. Namun, tidak semua laboratorium yang memenuhi standar ISO 17025 diakreditasi. Jika laboratorium Anda menginginkan pengakuan formal atas kompetensi pengujian, tingkatkan kepatuhan Anda ke tingkat berikutnya dan dapatkan akreditasi ISO 17025. Apa...

Read More ›