Cara Mendapatkan Izin Edar Produk Pangan dari BPOM

Usaha Kecil dan Menengah ataupun yang disingkat UKM ialah suatu sebutan dari tipe usaha kecil yang dibuat oleh perorangan ataupun badan usaha perorangan. Tipe usaha yang ditawarkan juga beraneka ragam mulai dari produk makanan serta minuman sampai kosmetik yang dibuat langsung serta dimiliki oleh penggagas UKM itu sendiri.

Karena diproduksi sendiri ada baiknya produk yang dijual oleh UKM ini melalui pemeriksaan mutu terlebih dulu. Salah satunya ialah bekerja sama dengan BPOM. Badan Pengawas Obat dan Makanan ataupun disingkat BPOM ialah sebuah lembaga yang berhak dalam memantau penyebaran obat- obatan serta makanan di Indonesia.

Sistem Pengawasan Obat dan Makanan (SisPOM) yang dijalankannya terhitung efektif serta efisien untuk mendeteksi, menghindari, serta memantau produk- produk di pasaran sehingga dapat menjaga keamanan, keselamatan serta kesehatan para konsumen.

Bagi para pendiri UKM tidak ada salahnya untuk mendaftarkan produk yang diproduksi ke BPOM. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Dengan begitu, tidak hanya menjual produk yang lezat ataupun berkhasiat, pastinya UKM ini juga terpercaya sebab sudah menjajakan produk yang tepat, benar serta aman untuk konsumennya.

Pendaftaran ini juga bermaksud untuk memperoleh izin edar, misalnya Izin Edar BPOM MD, yang merupakan perizinan berupa izin edar untuk produk pangan yang dibuat oleh industri dalam negeri dalam rasio lebih besar dari rumah tangga, atau industri yang menciptakan produk pangan wajib izin edar itu.

Izin ini dikeluarkan BPOM RI, khususnya bagi setiap usaha yang menghasilkan produk pangan dengan bahan dasar susu, menggunakan bahan tambahan pangan seperti pengawet, penguar rasa dan pewarna, atau produk yang diklaim sebagai penunjang Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Sebelum mendaftarkan produk Anda, pastikan UKM yang didirikan juga sudah terdaftar. Berikut adalah tata cara memperoleh izin edar BPOM khususnya untuk panganan (Izin Edar BPOM MD).

Persyaratan Administratif (disiapkan dalam 2 rangkap yaitu 1 asli dan 1 fotokopi)

Untuk pangan olahan yang diproduksi di dalam negeri (Manual)

  • Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap
  • Izin industri (Izin Usaha Industri (IUI)/ Tanda Daftar Industri (TDI) atau Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK))
  • Hasil audit sarana produksi atau Piagam Program Manajemen Risiko (PMR) atau Sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB)
  • Surat kuasa untuk melakukan pendaftaran pangan olahan

Untuk pangan olahan impor (Manual)

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Angka Pengenal Impor (API) atau Surat Penetapan sebagai Importir Terdaftar (IT) untuk Minuman Beralkohol
  • Hasil audit sarana distribusi
  • Sertifikat Good Manufacturing Practice (GMP)/Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)/ISO 22000/sertifikat serupa yang diterbitkan oleh lembaga berwenang/terakreditasi dan/atau hasil audit dari pemerintah setempat
  • Surat penunjukan dari perusahaan asal di luar negeri
  • Sertifikat Kesehatan (Health Certificate) atau Sertifikat Bebas Jual (Certificate of Free Sale)
  • Surat kuasa untuk melakukan pendaftaran pangan olahan

Persyaratan Teknis Pendaftaran Pangan Olahan

  • Komposisi atau daftar bahan yang digunakan termasuk keterangan asal bahan baku tertentu dan/atau BTP
  • Proses produksi atau sertifikat GMP/HACCP/ISO 22000/sertifikat serupa yang diterbitkan /terakreditasi dan/atau hasil audit dari pemerintah setempat
  • Informasi tentang masa simpan
  • Informasi tentang kode produksi
  • Rancangan label
  • Hasil uji produk akhir (Certificate of Analysis)

Dokumen Pendukung Lain (jika diperlukan)

  • Sertifikat Merek (jika label mencantumkan ® atau ™)
  • Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk produk SNI wajib atau untuk produk yang mencantumkan tanda SNI pada label
  • Sertifikat Organik (jika label mencantumkan logo organik)
  • Keterangan tentang Pangan Produk Rekayasa Genetik untuk bahan baku antara lain kentang, kedelai, jagung dan tomat
  • Keterangan Iradiasi Pangan (jika diproses dengan iradiasi)
  • Sertifikat Halal (jika label mencantumkan logo halal)
  • Nomor Kontrol Veteriner (NKV) untuk RPH (Rumah Pemotongan Hewan)
  • Data pendukung lain

Alur Pendaftaran

  • Pendaftar mengajukan permohonan pendaftaran secara tertulis dengan mengisi formulir dan melampirkan data pendukung
  • Pendaftar menyerahkan permohonan sebanyak 2 (dua) rangkap (asli dan fotokopi) kepada Kepala Badan cq Direktur
  • Pemeriksaan terhadap permohonan pendaftaran sesuai dengan kriteria, persyaratan dan penetapan biaya evaluasi
  • Permohonan Pendaftaran Pangan Olahan dalam rangka evaluasi untuk mendapatkan Izin Edar BPOM MD atau perubahan data Pangan Olahan dikenai biaya sebagai penerimaan negara bukan pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  • Izin edar yang telah terbit berlaku untuk jangka waktu 5 tahun dan dapat diperpanjang melalui pendaftaran ulang

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda