Kontainer Komoditas Ganjal Eksportir, Ongkos Kapal Terdampak

Denyut nadi pasar ekspor untuk produk Indonesia, khususnya Jawa Timur bertambah menunjukkan porsi positif. Hanya saja, kendala pengiriman produk ke luar negeri masih menjadi belenggu yang tidak bisa dihapuskan keberadaannya.

Belakangan, eksportir Jawa Timur mengalami hambatan pada proses pengiriman barang/ komoditas ekspor ke pasar negara tujuan. Halangan teknis yang dirasa eksportir Jatim itu tidak lain merupakan aspek ketersediaan ruang yang lumayan buat melapis pengiriman.

Isdarmawan, Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim menuturkan, untuk fasilitas perizinan dan kelengkapan dokumen ekspor telah terpenuhi kemudahannya. Sayangnya, proses tersebut, tak seiring dengan kecukupan kontainer sebagai media pembungkus komoditas.

“Ya. Masalah kontainer ekspor ini juga karena Covid-19 yang menimpa seluruh dunia, termasuk Indonesia,” aku Pak Is, sapaannya dalam pesan pendeknya.

Praktis, hambatan kekurangan persediaan kontainer ini, membawa konsekuensi pada biaya angkut ke kapal. Menurutnya, ongkos kapal untuk pengiriman barang ekspor ke tempat tujuan menjadi lebih mahal dari sebelumnya. “Hambatan kekurangan persediaan kontainer akibat Covid-19 di seluruh dunia ini, sehingga ongkos kapal naik,” jelasnya.

Meski dampak pandemi Covid-19 sangat terasa hingga ke persoalan kecukupan kontainer, nyali pelaku usaha ekspor tetap tak henti mengembangkan produk unggulan. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman produk komoditas pangan, khususnya makanan/minuman (mamin) Jawa Timur ke luar negeri.

“Eksportir memang harus jeli mencari pasar ekspor. Kami harapkan tahun depan mulai membaik,” harapnya.

Pasar ekspor produk kopi dan mamin, katanya, telah menampakkan kecenderungan positif. Meski diakui, di beberapa negara masih merasakan dampak pandemi. “Infonya, pasar ekspor produk kopi dan mamin mulai menggeliat, meskipun beberapa negara masih lockdown,” akunya.

Sebelumnya, GPEI Jatim bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, Kamis (19/11/2020), melepas produk ekspor PT Lintas Utama berupa kopi ke Yokohama, Jepang. Pada saat bersamaan, PT Sekarlaut juga mengirim produk maminnya berupa kerupuk udang ke negara Belanda.

“PT Lintas Utama, di hari yang sama juga mengekspor kopi jenis Robusta asal Dampit, Malang ke negara Belanda,” ungkap Isdarmawan yang turut mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melepas komoditi ekspor Jatim usai membuka resmi pameran INAPRO Expo 2020 yang berlangsung selama 4 hari, mulai 19 – 22 November di Grand City Convex, Surabaya.

Gubernur dalam kesempatan tersebut menyambut baik kegiatan mendukung pemulihan ekonomi nasional dan gerakan nasional bangga buatan Indonesia. Dikatakan, pameran yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim ini merupakan wadah untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai produk lokal.

“Sekaligus, mempercepat pemulihan ekonomi nasional, khususnya Jatim. Ini akan menjadi energi yang bisa membangun ekonomi untuk tumbuh dan bangkit dengan berbagai penguatan maupun sinergitas,” yakin Khofifah yang turut melepas ekspor Coffee Arabica Washed Grade 1 ke Jepang.

Sedangkan, dalam pameran tersebut, sedikitnya diikuti 133 stand yang terdiri dari Organisasi Peringkat Daerah( OPD) Pemprov Jatim serta Kabupaten atau Kota seluruh Jatim, BUMN/ BUMD, asosiasi, pelaku usaha, e- Commerce serta sedang banyak lainnya. INAPRO Expo 2020 ialah demonstrasi produk lokal Hybrid terbanyak yang berjudul‘ Bangga Buatan Indoensia’ dengan cara online dan offline.

“Ini pameran awal yang diharapkan membagikan akibat sentimen positif dalam rangka memperkuat potensi ekonomi dalam negeri buat mendesak konsumsi masyarakat, khususnya terhadap produk- produk lokal,” Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto.( ms/ sa).

PT Qyusi Global Indonesia sebagai sahabat bisnis Anda dengan Produk & Layanan : General Trading , Safetyman Power Supply , Konsultasi , Implamentasi serta Sertifikasi ISO Series dan SMK3 Perizinan Dokumen Legalitas dll. Dengan Proses yang Fleksible, Harga bersahabat mengutamakan Target & Keputus Klien,Membuat Kami sanagat percaya dan banyak di rekomendasi di berbagai macam bisnis, Industri dan Organisasi.