OJK Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan

OJK Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan selama 2019 pihaknya sudah banyak melakukan perbaikan untuk mewujudkan OJK sebagai otoritas yang kredibel.

“Antara lain dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan memperkuat pengendalian internal serta governance penggunaan keuangan di OJK,” ujar Wimboh dikutip dari keterangan resminya, Kamis, 6 Agustus 2020.

Wimboh mengakui, ada beberapa langkah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. Pertama, mempercepat penyelesaian pertanggungjawaban transaksi keuangan dan penyusunan laporan keuangan.

Selanjutnya, mengembangkan aplikasi pengelolaan keuangan yang mengotomatisasi proses penyusunan laporan keuangan untuk meminimalisasi potensi kesalahan. Lalu, melakukan pengendalian dalam pelaksanaan anggaran OJK melalui percepatan tindak lanjut pada Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2020.

“Terakhir, melakukan koreksi klasifikasi anggaran beban Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dan Pajak Penghasilan (PPh) Badan menjadi kelompok Kegiatan Administratif,” urainya.

Selain itu, OJK juga tengah menyempurnakan peraturan terkait standar akuntansi keuangan yang digunakan sebagai bagian untuk menjalankan continuous improvement untuk memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan.

OJK juga sedang melakukan peningkatan kapasitas internal dengan melakukan beberapa perbaikan kebijakan di berbagai bidang, di antaranya meningkatkan efektivitas organisasi, memperbaiki sistem manajemen keuangan menjadi sistem otomasi yang terintegrasi.

Serta, mengoptimalisasi sistem manajemen sumber daya manusia, sistem manajemen aset, sistem procurement untuk memastikan proses yang akuntabel dan hasil yang berkualitas.

Wimboh juga menyampaikan apresiasi kepada semua karyawan OJK yang sudah bekerja keras dengan tetap memegang teguh prinsip integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga OJK mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sejak 2013. “OJK akan terus meningkatkan governance untuk menjadikan OJK sebagai lembaga yang semakin kredibel dan bermanfaat kehadirannya bagi masyarakat, negara, dan pemangku kepentingan lainnya,” tutup Wimboh.

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda