Dinas Perindustrian Kota Samarinda kali ini bermitra dengan Balai Riset dan Standarisasi (Baristan) Industri Samarinda mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) Penerapan Sistem Manajemen Mutu dan Kekayaan Intelektual (HAKI). Kegiatan yang digelar selama dua hari dan berakhir pada Jumat (10/7/2020) itu ditujukan bagi Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Samarinda.
Kepala Dinas Perindustrian Samarinda, Muhammad Faisal mengatakan kegiatan kali ini pihaknya fokus untuk para pengusaha IKM Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), es batu kristal dan beberapa perhotelan yang memproduksi air minum dengan jumlah sebanyak 20 orang. Dengan adanya pelatihan semacam ini, dia menginginkan akan ada tambahan pengetahuan dan wawasan bagi peserta terhadap beberapa peraturan yang sudah ada khususnya mengenai produksi AMDK.
Dikatakan Faisal, pihaknya menghadirkan materi untuk sertifikasi halal dan tata cara pendaftarannya langsung dari LPPOM-MUI serta masalah HAKI dari Kanwil Kemenkumham, sedangkan terkait manajemen mutu, cara produksi yang baik dan proses sertifikasi disampaikan narasumber dari Baristan Industri Samarinda.
“Tentunya yang paling penting yaitu kepercayaan publik terhadap produk kita akan bertambah ketika konsumen sudah tahu bahwa produk tersebut sudah mempunyai label SNI dan halal, apalagi sudah mempunyai merek yang terdaftar di HAKI pasti akan mendapat perhatian khusus konsumen,” lanjutnya.
Sementara itu Kepala Baristan Industri Samarinda, Cahyadi, pada kesempatan ini menghadirkan kisah sukses pengusaha AMDK di Samarinda yang sudah memiliki sertifikat SNI. Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Perindustrian dan Baristan Industri, untuk saling sinergi melakukan pembinaan dan pengembangan industri kecil dan menengah di Samarinda.
Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda