Edy Rahmat Ucapkan Sering Jual Nama Nurdin Abdullah untuk Penghasilan Pribadi.
Mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjaring OTT KPK, Edy Rahmat (ER), disebut sering "menjual" nama Gubernur Sulsel (non-aktif) Nurdin Abdullah kepada sejumlah rekanan agar mendapatkan penghasilan pribadi. Seorang mantan pejabat di Pemkab Bantaeng yang tidak berkenan disebut namanya, menjelaskan, bahwa ER ini pernah menitipkan nama seorang kontraktor agar perusahaan kontraktor tersebut memenangkan lelang tender, dengan menyebut bahwa kontraktor tersebut titipannya Bupati (Nurdin Abdullah). "Saat itu saya Ketua Panitia Lelang di Pemkab Bantaeng. Tapi saya tidak memperdulikan permintaan Pak Edy Rahmat itu. Sebab, terkait lelang tender proyek-proyek di Bantaeng tersebut saya pernah konfirmasi kepada Pak Bupati (Nurdin Abdullah), dan beliau menginformasikan tidak ada nitip perusahaan atau kontraktor tertentu agar menang tender," ujar mantan...