Kontraktor Didakwa Menyogok Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar

Direktur PT Sorento Nusantara Budi Winarto nama lain Awi didakwa menyogok mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa Rp 5 miliar. Uang sogok terkait proyek jalan di lingkungan Kabupaten Lampung Tengah.

” tergugat memberi sesuatu berupa uang yang semuanya sejumlah Rp 5 miliar pada pegawai negeri ataupun penyelenggara negara,” tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 9 September 2019.

Jaksa Ali menjelaskan uang sogok diserahkan lewat perantara Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah, Taufik Rahman. Uang diberikan sepanjang Agustus sampai November 2017.

Mustafa menginstruksikan Taufik mengumpulkan komitmen fee dari rekanan atau calon rekanan pada Mei 2017.” tergugat menjelaskan saya memerlukan uang untuk nyalon Gubernur Lampung, sehingga kebutuhan banyak. Meminta tolong dicairkan uang, nanti melalui siapanya dari rekanan yang biasa kerja di Lampung Tengah,” ucap Jaksa Ali.

Pengumpulan fee untuk penuhi permohonan uang oleh DPRD Lampung Tengah. Uang untuk pengesahan APBD Lampung Tengah dan persetujuan pinjaman pemerintah setempat kepada PT Sarana Multi Insfratruktur (SMI). Pinjaman Rp 300 miliar untuk kepentingan pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Lampung Tengah.

Mustafa memerintahkan Taufik dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Madani, membahas rencana penggunaan dana pinjaman. Keduanya diminta menyiapkan usulan jalan serta jembatan yang menjadi prioritas pembangunan di Lampung Tengah.

Taufik diminta mencari pengusaha untuk mengerjakan proyek pembangunan jalan beton yang anggarannya berasal dari pinjaman PT SMI. Namun pengusaha yang memperoleh proyek itu harus memberikan komitmen fee 20 persen dari nilai pekerjaan.

Awi menerima tawaran itu dan berjanji memberikan komitmen fee Rp 5 miliar secara bertahap kepada Mustafa. Pemberian fee diserahkan melalui Manager PT Sorento Nusantara, Tafip Agus Suyono. Tafip juga memberikan Rp 300 juta kepada staf Taufik, Rusmaladi alias Ncus.

Awi menyanggupi pengerjaan proyek Jalan Kalirejo-Sendang Agung di wilayah barat Kabupaten Lampung Tengah. Total proyek yang digarap senilai Rp 42,3 miliar.

Mustafa juga menerima komitmen fee dari Pemilik PT Purna Arena Yudha (PAY) Simon Susilo Rp 7,5 miliar. Simon menggarap proyek yang anggarannya bersumber dari dana pinjaman PT SMI. Total komitmen fee yang diterima Mustafa dari Awi dan Simon Rp 12,5 miliar.

Ncus melaporkan pengumpulan uang ke Taufik, setelah itu dilaporkan Taufik pada Mustafa. Taufik lalu menyerahkan uang kepada beberapa anggota DPRD Lampung Tengah secara bertahap atas perintah Mustafa.

Legislator yang menerima uang itu di antaranya:

  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lampung Tengah, Raden Zugiri, Rp 1,5 miliar
  • Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah, Natalis Sinaga, Rp 2 miliar
  • Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung Tengah, Bunyana alias Attubun, Rp 2 miliar
  • Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Lampung Tengah, Zainuddin, Rp 1,5 miliar
  • Ketua DPRD Lampung Tengah, Achmad Junaidi Sunardi, Rp 1,2 miliar.

Sisa uang lalu diserahkan Ncus kepada Taufik. Aksi itu diketahui KPK. Mustafa, Taufik dan beberapa legislator Lampung Tengah ditangkap dalam operasi tangkap tangan.

Simon didakwa melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Mustafa lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun 2018. Dalam kasus itu Mustafa divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

Kemudian, Mustafa kembali ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Tengah tahun anggaran 2018 pada Januari 2019.

Qyusi Consulting | Konsultan ISO, Pelatihan ISO, Sertifikasi ISO | Konsultan SMK3, Sertifikasi SMK3 | Dokumen ISO, CSMS dan SOP. Siap Membantu perusahaan Anda dengan Proses Fleksible menyesuaikan kondisi dan kebutuhan perusahaan Anda